Suara.com - Hukum nonton film porno saat puasa Ramadan banyak dipertanyakan umat islam kepada para ulama seperti Ustaz Abdul Somad. Lantas, benarkah nonton film porno membatalkan puasa?
Ustaz Abdul Somad mengatakan nonton film porno tidak selalu membatalkan puasa. Ini karena bergantung pada cairan yang keluar dari alat kelamin, jika sperma untuk lelaki dan cairan vagina untuk perempuan.
"Puasa itu batal kalau spermanya (dan cairan vagina) keluar, kalau tidak keluar puasanya tidak batal," ujar Ustaz Abdul Somad melalui kanal YouTube Sahlani Official, dikutip suara.com, Selasa (5/3/2024).
Meski tidak batal dan tidak mewajibkan pelakunya untuk qadha atau mengganti puasa di luar bulan Ramadan, namun Ustaz Abdul Somad mengatakan menonton film porno saat puasa Ramadan maka ia kehilangan pahala puasa yang diperolehnya.
"Tak ada pahalanya, saat dia meninggalkan makan dan minum," jelas Ustaz Abdul Somad.
Ustaz yang juga meraih gelar predikat Profesor Pelawat atau Visitor Professor dari Universitas Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) itu mengatakan status film porno setara dengan narkotika yang membuat penggunanya kecanduan. Ini karena narkotika merangsang keluarnya hormon endorfin atau hormon kebahagian dalam tubuh.
"Menonton pornografi menyebabkan otak ini mengeluarkan suatu zat, sama dengan roang pakai narkoba, maka muncul yang namanya kecanduan," sambung Ustaz Solmad.
Namun yang lebih parah dari narkotika, yaitu film porno bisa membuat penontonnya tidak memiliki gairah seksual terhadap lawan jenis di dunia nyata. Ini karena video porno dirancang dan diatur sedemikian rupa untuk memuaskan imajinasi penikmatnya hingga terangsang, bahkan mengeluarkan cairan vagina maupun sperma.
"Bedanya kalau orang kecanduan narkoba, dia masih berselera menengok bini (istri dan suami)nya. Orang kecanduan pornografi, dia kehilangan selera untuk menengok bini (istri atau suami) nya, kenapa? Karena pornografi lebih menarik dari bini (istri atau suaminya)," pungkas Ustz Abdul Somad.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Pemerintah Siapkan Berbagai Strategi untuk Jaga Stabilitas Ketersediaan Pangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
3 Foundation Brand Jepang dengan Hasil Glowing, Lengkap Review Pengguna
-
5 Cushion Tahan Lama Buat Panas-panasan, Makeup Tetap Flawless Meski Cuaca Terik
-
Lip Mousse untuk Apa? Ini Perbedaannya dengan Lip Cream
-
Lensa Kacamata yang Bisa Berubah Warna Sendiri? Ini 4 Rekomendasi dengan Review Bintang 5
-
Primer Sebaiknya Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan yang Benar agar Makeup Flawless
-
Jeje Govinda Lulus S1 Waktu 1,5 Tahun, Begini Aturan Kuliah Sarjana di Indonesia
-
4 Lipstik Matte Wardah di Bawah Rp50 Ribu yang Lembut di Bibir dan Tahan Lama
-
8 Parfum Wanita di Indomaret yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
-
5 Rekomendasi Moisturizer Korea Terbaik untuk Kulit Glowing dan Cerah
-
Apa Itu Maserasi Parfum? Proses yang Dipercaya Bikin Aroma Lebih Matang