Singkat cerita, ketika terjun dari pesawat kejadian nahas menimpa Agustinus. Ia tidak pada posisi seharusnya penerjun payung ketika melompat keluar dari pesawat.
"Pada saat saya loncat, saya kaget ternyata kaki saya berada di atas kepala di bawah. Dua penerjun setelah saya melintas di di atas saya," cerita Agustinus.
Seketika ia menyadari payung yang dipakainya ada masalah, perlengkapan terjun yang seharusnya dipakai Prabowo. Agustinus kemudian berusaha mengerakkan kakinya seperti mengayuh agar posisi badannya berbalik.
Begitu posisi badannya benar, ia langsung menarik tuas parasut cadangan. Namun sayang, payung cadangan belum mengembang sempurna, tubuh Agustinus sudah lebih dahulu menghantam tanah.
Nyawanya selamat, namun tubuh Agustinus cedara berat hingga harus dirawat di rumah sakit. Mengetahui ajudannya mengalami kecelakaan, Prabowo langsung menjenguk.
"Pak Prabowo menemui saya, posisi saya sudah di rumah sakit," ujar Agustinus sambil menahan tangis.
"Pak Prabowo tanya sama saya, apa yang kamu rasakan, saya bilang enggak apa-apa. Beliau bilang, kalau rumah sakit di Indonesia enggak bisa, saya minta agar kamu dirujuk di luar negeri," imbuhnya.
Mengingat momen itu, kesedihan dan air mata Agustinus tidak tertahankan. Ia pun menceritakan sikap Prabowo kepadanya yang dianggap tidak mungkin terjadi antara atasan kepada bawahan.
"Yang saya sedih sekali sampai sekarang itu, dia pijitin saya, padahal saya tahu beliau itu komandan saya. Kan enggak mungkin lakukan itu kepada saya," ungkap Agustinus sembari membasuh air mata yang menetes.
Baca Juga: Gebrakan Prabowo Sebelum Sah Jadi Presiden: Tak Butuh Hotel BUMN Hingga Rasionalisasi
"Makanya ketika banyak orang mengatakan, pak Prabowo itu jahat, arogan, saya enggak bisa terima, tapi tidak semua orang mau percaya itu yang terjadi," imbuhnya.
Purnawirawan TNI ini sebenarnya tidak ingin menceritakan kisah tersebut lantaran membuatnya sedih. Selain itu, ia pun tidak berniat mendapatkan pengakuan dari siapapun termasuk Prabowo.
Berita Terkait
-
Gebrakan Prabowo Sebelum Sah Jadi Presiden: Tak Butuh Hotel BUMN Hingga Rasionalisasi
-
Bikin Heboh! Pedagang di Arab Saudi Teriak-teriak Nama Prabowo, Ogah Sebut Anies dan Ganjar
-
Soal Diracun, Prabowo Marah Besar ke Connie Rahakundini Bakrie
-
Disebut Tolak Gabung Kabinet Prabowo, Susi Pudjiastuti: Berita Ini Hoaks
-
Pukulan Manja Titiek Soeharto ke Prabowo Saat Hadiri Pesta Pernikahan Anak Mentan
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru
-
Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro
-
Perlukah Pakai Bedak Tabur usai Pakai Cushion? Ini Saran MUA agar Makeup Tahan Lama
-
5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan
-
Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden
-
Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus
-
5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
-
Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia
-
3 Maskara Andalan Davina "Terikat Janji" agar Bulu Mata Lentik dan Panjang di Depan Kamera
-
3 Produk Lipstik Andalan Asha Assuncao, Bibir Jadi Plumpy Ala Davina 'Terikat Janji'