Suara.com - Statusnya sebagai istri terduga koruptor Harvey Moeis membuat Sandra Dewi terus menjadi sorotan. Berbagai pernyataan Sandra Dewi di masa lalu pun turut menuai perhatian di tengah dugaan korupsi Harvey Moeis.
Salah satu yang menuai atensi adalah pernyataan Sandra Dewi soal kriteria pria idamannya. Artis kelahiran 1983 itu secara terang-terangan mengaku memang mencari jodoh seorang pengusaha.
"Sebenernya kalau dibilang pengusaha, ya harus pengusaha karena ya harus berusaha dong," dikutip ulang dari YouTube Intens Investigasi pada Rabu (3/4/2024).
Sandra Dewi menegaskan bahwa pasangannya harus memiliki pekerjaan. Ia seolah tidak bisa membayangkan jika mendapatkan jodoh yang tidak punya pekerjaan alias seorang pengangguran.
"Masa enggak ada pekerjaan. Masa aku pacaran sama pengangguran. Gimana dong, gitu. Aku enggak ngerti maksud pengusaha gimana ya, cuma menurut aku pacaran ya harus sama orang yang punya pekerjaan," tegasnya.
Kini cuplikan wawancara lawas Sandra Dewi kembali menjadi perbincangan netizen. Tidak sedikit netizen yang mengaitkan ucapan tersebut dengan kasus dugaan korupsi Harvey Moeis saat ini.
"Punya pekerjaan atau yang kaya. Kalau ngak kaya mana ada yang mampu untuk kawin di Jepang Disneyland. Jadi ngomong aja jujur maunya yang kaya," celetuk salah satu netizen.
"Karena Harvey kaya raya bak sultan," sindir netizen. "Ah itu alasan saja mbakyu. Coba pacarmu enggak sekaya itu, ya enggak mungkin maulah kamu," sahut lainnya. "Harus sama orang punya pekerjaan, meskipun pekerjaannya maling duit rakyat," sindir netizen lain.
Sementara itu, Harvey Moeis diduga bersekongkol dengan belasan tersangka lain dalam kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan atau IUP PT Timah Tbk 2015-2022.
Harvey Moeis disangkakan telah melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atas keterlibatan dalam praktek pertimbangan ilegal di PT Timah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
-
Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat
-
Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan
-
Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?
-
Ditolak Kerja, Sakit Hati Pemuda Ogan Ilir Berujung Kebakaran 4,5 Hektar Lahan Tebu
-
GP Al Washliyah Tolak Aksi AMPB di DPR: Jangan Klaim Wakili Seluruh Rakyat