Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih mempertahankan kebiasaannya mengunggah gambar doodle di akun Instagram pribadinya setiap kali ada hari perayaan tertentu. Seperti saat ini, Jokowi juga mengunggah doddle berisi ucapan lebaran.
Namun, doodle tersebut dapat banyak kritikan dari warganet terutama di platform X. Pasalnya, karakter gambar doodle Jokowi kini nampak berbeda dari biasanya. Warganet menduga kalau doodle ucapan Idulfitri tersebut dibuat menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan lantaran gambarnya yang terlihat seperti template.
Warganet pun langsung menunjukkan kekecewaan mereka lewat kolom komentar di akun X pribadi Jokowi yang mengunggah doodle tersebut.
Tak sedikit pula yang secara detail menunjukan kejanggalan gambar dari doodle tersebut, mulai dari durian terbelah yang malah lebih mirip mangga, gambar anak kecil yang tidak proporsional dan tampak aneh, hingga seorang pria yang malah terlihat seperti mengobrol dengan pohon.
Warganet menyayangkan sikap tim Jokowi bila benar menggunakan AI, padahal banyak ilustrator tanah air yang juga mampu berkarya dengan baik.
"Sebelumnya temen-temen ilustrator dari Malaysia ngeluh klo pemerintahan mereka pake AI dan saya bersyukur waktu itu kita masih hire ilustrator lokal, but now?" komentar warganet @Irsyaxxxxx.
"Gak dimaafin, soalnya pake AI," tuding warganet @ayexxxxx.
"It's embarrassing, pak. Ilustrator bejibun di Indonesia malah pake ginian. Kecewa banget!" kata warganet @surixxxxx.
Gambar doodle itu menunjukan suasana khas lebaran di mana banyak orang memakai pakaian muslim dan seluruhnya saling bersalaman. Gambar tersebut juga memotret suasana pinggir kota dengan beragam aktivitasnya, seperti orang berjualan dan anak-anak bermain.
Baca Juga: Poster Ucapan Idulfitri Jokowi Dikritik Gegara Pakai AI, Warganet Salfok Gambar Durian
Gambar doodle Jokowi saat ini dinilai lebih jelek dari sebelumnya. Diketahui, selama beberapa tahun kemarin, doodle Jokowi merupakan karya dari ilustrator bernama Aufa Aqil Ghani.
Salah satu ciri khas gambar Aufa pada setiap doodle Jokowi merupakan adanya keberadaan kucing oranye. Namun nampaknya kini dia tak lagi menjadi ilustrator tersebut. Hal yersebut juga yang jadi pertanyaan sejumlah warganet.
"Illustrator yang dulu ke mana? Kangen kucing oyen," kata warganet @lycoxxxx.
Cuitan tersebut dibalas oleh warganet lainnya yang membagikan ulang cuitan Aufa. Rupanya dia kini membuat ilustrator lebaran untuk suatu bank swasta terkenal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
ATM BNI Pecahan Rp20 Ribu Ada di Mana Saja? Ini Daftar Lengkapnya
-
8 Sepatu Converse Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Apakah ATM Mandiri Bisa Tarik Rp10 Ribu? Ini Daftar Lokasi Lengkapnya
-
Kolak Pisang vs Biji Salak, Mana Takjil yang Lebih Sehat untuk Buka Puasa?
-
Apa Itu Gelar Ayatollah yang Disandang Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran?
-
Mengapa Amerika Menyerang Iran? Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Rudal
-
Siapa Ali Khamenei? Pemimpin Tertinggi Iran Tewas Usai Serangan AS dan Israel
-
Lebaran Tanggal Berapa? Simak Penjelasan BRIN Terkait Potensi Perbedaan Idulfitri 2026
-
Pengumuman SNBP 2026 Kapan Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Cetak Kartu Peserta
-
Apa yang Dimaksud dengan Fidyah? Ketahui Siapa yang Diperbolehkan dan Aturan Bayarnya