Suara.com - Refly Harun sebagai sosok kuasa hukum tim Anies-Muhaimin disebut tak pernah bersidang oleh Hotman Paris yang merupakan anggota tim pembela Prabowo-Gibran. Diketahui mereka sedang berperkara dalam sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Yang di sana Refly Harun tidak pernah bersidang, pengacaranya 01, (Todung) Mulya Lubis cuma konsultan. Anda bisa lihat betapa hancurnya pembelaan mereka,” ejek Hotman di Gedung MK, Jakarta Pusat pada Selasa (16/4/2024).
Lantas bagaimana riwayat karier Refly Harun yang disebut Hotman tidak pernah bersidang? Simak penjelasan berikut ini.
Riwayat Pendidikan Refly Harun
Refly Harun lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 26 Januari 1970 sehingga kini berusia 54 tahun. Dia dikenal sebagai pakar hukum tata negara dan pengamat politik. Refly pernah dipercaya memegang jabatan penting di pemerintah untuk mengurusi bidang hukum.
Refly mulai menekuni dunia hukum sejak menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada (UGM). Setelah meraih gelar S1 pada tahun 1995, dia melanjutkan pendidikan jenjang Magister (S2) di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dan lulus pada tahun 2002.
Untuk memperdalam wawasan dan kompetensi di bidang hukum, Refly juga mengambil pendidikan S2 ilmu hukum tata negara di Universitas Notre Dame, Amerika Serikat dan lulus tahun 2007. Setelah itu dia juga berhasil mendapat gelar doktor (S3) di Universitas Andalas dan lulus tahun 2016.
Riwayat Karier Refly Harun
Sebelum memutuskan berkarier sebagai akademisi dan ahli hukum, Refly lebih dulu dikenal sebagai aktivis dan mencicipi pekerjaan sebagai wartawan. Sebenarnya jiwa aktivis Refly sudah bangkit sejak masih mahasiswa saat dia menjadi ketua badan eksekutif hukum di UGM.
Setelah lulus kuliah di UGM, Refly mengawali karier sebagai wartawan di Media Group. Namun, di tengah pekerjaannya sebagai wartawan, Refly merasa jiwa intelektualnya makin membara. Dia lantas berhenti dari dunia jurnalistik dan banting setir ke ranah akademisi, dengan melanjutkan studi hukum jenjang magister dan doktoral.
Ketika fokus bergelut di dunia hukum, karier intelektual Refly semakin diuji. Dia mulai aktif menjadi pembicara, narasumber, dan pengamat persoalan hukum tata negara dan politik. Refly juga ditunjuk untuk menjadi staf ahli salah seorang hakim konstitusi (MK) pada 2003-2007.
Baca Juga: Kaget Megawati Kirim Amicus Curiae ke MK, Gibran: Surat yang Mana Ya? Saya Belum Baca
Rekam jejak Refly Harun lainnya yakni pernah ditunjuk oleh Mahfud MD untuk menjadi ketua tim Anti Mafia MK. Selain itu, dia turut menjadi konsultan dan peneliti di Centre of Electoral Reform (Cetro) pada tahun 2008. Setelah pemilihan presiden 2014, Refly diangkat menjadi staf ahli presiden.
Sejak saat itu nama Refly Harun semakin dikenal dan disegani. Tak berselang lama saat jadi staf ahli, Refly dipilih menjadi Komisaris Utama BUMN PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Setelah dicopot dari jabatan itu, dia memilih menjadi pengamat politik dan menulis sejumlah buku soal politik dan ketatanegaraan. Saat ini Refly aktif membuat konten video podcast melalui kanal YouTube.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Kaget Megawati Kirim Amicus Curiae ke MK, Gibran: Surat yang Mana Ya? Saya Belum Baca
-
Usai Rocky Gerung, Hotman Paris Serang Feri Amsari: Cuma Bisa Nyinyir
-
Makin Panas! Hotman Paris Kembali Sentil Rocky Gerung: Bujang Tua Lapuk
-
Megawati Kirim Amicus Curiae ke MK, Anies: Pesan Moral yang Harus Jadi Perhatian
-
Daftar Pihak yang Ajukan Amicus Curiae Sengketa Pilpres di MK, Terbanyak Sepanjang Sejarah?
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
Terkini
-
Bak Bumi dan Langit, Kekayaan Seskab Teddy vs Dino Patti Djalal Jomplang Banget
-
4 Merk Bedak Tabur yang Aman untuk Bumil, Tetap Glowing Selama Kehamilan Tanpa Was-was
-
Cari Cushion yang Bagus? Ini 5 Pilihan dengan Daya Tahan hingga 24 Jam
-
Dicopot dari Kepala BGN, Berapa Harta Kekayaan Dadan Hindayana?
-
Sunscreen Viva SPF Berapa? Cek Tingkat Perlindungan dan Harganya Sebelum Membeli
-
10 Sunscreen Favorit Tasya Farasya, Mana yang Paling Cocok untuk Kulitmu?
-
5 Camilan yang Bagus Dimakan Malam Hari, Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak
-
Bakal Diperiksa Polisi, Siapa Influencer yang Pernah Promosikan Hanania Travel?
-
Mengenal Apa Itu Top, Middle, dan Base Notes pada Parfum
-
Nanik S Deyang Pendidikannya Apa? Resmi Gantikan Dadan sebagai Kepala BGN