Menjadi seorang ketua partai merupakan jabatan prestisius dalam sebuah struktur politik. Besarnya gaji seorang ketua partai juga cukup sering dipertanyakan.
Namun sayang, setiap partai mempunyai skema tersendiri dalam cara penggajian ketua umumnya masing-masing.
Hal tersebut karena ini bersangkutan dengan bagaimana cara partai mendapatkan uang.
Berbagai sumber penghasilan setiap partai mempunyai skema yang berbeda dalam mendapatkan dana sekaligus menentukan gaji ketua partai.
Sebut saja Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) misalnya, mereka mempunyai rekening khusus dengan nama Rekening Gotong Royong.
Dimana setiap kader diwajibkan untuk menyetor beberapa uang melalui rekening tersebut yang kemudian akan dimanfaatkan untuk operasional partai, menggaji ketua partai, sekaligus melakukan pendidikan politik.
Di samping itu, dana partai juga bersumber dari iuran pribadi para kadernya yang berhasil menduduki kursi legislatif.
Tak hanya itu, berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik dijelaskan bahwa partai yang mendapatkan kursi di DPR RI pada pemilu terakhir akan mendapatkan bantuan Rp 108 per suara di tiap tahunnya.
Sebagai contoh, sebuah partai mampu mengantongi suara sebesar 10 juta dalam pemilu, maka setiap tahun partai tersebut akan disokong dana Rp 1,08 miliar sampai ke pemilu berikutnya.
Baca Juga: Indofarma Tak Sanggup Bayar Gaji Karyawan, Sahamnya Anjlok 71,61%
Ahmad Syaikhu sendiri merupakan ketua umum dari Partai Keadilan Sejahtera. Untuk partai PKS diketahui mengeluarkan iuran kader untuk berbagai kebutuhan Partai atau kegiatan politik.
Adapun iuran yang dikeluarkan yaitu sebesar Rp 20 juta per bulan. Dana tersebut nantinya juga akan menjadi dana yang diberikan sebagai gaji seorang ketua umum partai.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Indofarma Tak Sanggup Bayar Gaji Karyawan, Sahamnya Anjlok 71,61%
-
Standar Pejabat atau Konglomerat? Beda Rumah Ahmad Syaikhu Vs Andika Perkasa yang Lagi Dibandingkan Warganet
-
Potret Rumah Presiden PKS Ahmad Syaikhu Disorot Saat Dikunjungi Anies Baswedan, Warganet: B Aja Rumah Bapak
-
Rumahnya Kebanting Milik Andika Perkasa, Ahmad Syaikhu Memang Ketum Partai Termiskin di Indonesia
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
5 Bedak yang Mengandung Salicylic Acid untuk Cegah Pori Tersumbat dan Jerawat
-
Desain Tak Lagi Sekadar Estetika, Mengapa Kini Jadi Kunci Mencari Solusi dan Mendorong Bisnis?
-
10 Pilihan Warna Cat Tembok Rumah Pembawa Rezeki, Vibes Mewah dan Bawa Hoki Terus!
-
Apakah Benar Sendok Bisa Melembutkan Daging saat Direbus? Ini Penjelasan Ilmiahnya
-
Lipstik Transferproof Lokal Rp30 Ribu vs Rp130 Ribu: Mana yang Awet Seharian di Acara Kondangan?
-
Bolehkah Muslimah Tindik Hidung seperti Ria Ricis? Ini Penjelasan Islam dan Pendapat Ulama
-
Resep Kopi Susu Biskuit ala Mikael Jasin, Cocok Temani Weekend di Rumah
-
4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Krisis Iklim Ubah Cara Hidup Anak Muda, Sejauh Mana Mereka Dilibatkan Dalam Mitigasi?
-
Sensasi Healing di Kota Kreatif Bali, Coba Ragam Aktivitas Taman sampai Gerbang Futuristik