Suara.com - Heboh selebgram Chandrika Chika ditangkap polisi di salah satu hotel kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2024) karena kasus penyalahgunaan narkoba. Peristiwa ini membuat publik menyayangkan karena Chika masih berusia belia.
Chika ditangkap tidak seorang diri, melainkan bersama 5 selebgram muda lainnya. Wakasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Reska Anugrah mengatakan penangkapan karena adanya laporan masyarakat.
"Penangkapan dilakukan berdasar laporan masyarakat," ujar Reska.
Selain Chika, lima selebgram lainnya yang ikut ditangkap yaitu AMO, BB, HJ, AT, dan NJ. Dari penangkapan, turut diamankan barang bukti 1 pod atau vape yang berisi liquid atau cairan dengan campuran ganja.
"Sudah diuji, dan positif mengandung ganja," terang Reska.
Akibatnya kini Chika dan 5 selebgram lainnya sudah berstatus tersangka yang seluruhnya dikenakan Pasal 127 UU Narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara.
Chika sebagai perempuan kelahiran 2003 artinya ia masih berusia 21 tahun. Sedangkan ada ancaman kesehatan serius yang siap mengintai jika di usia muda sudah menyentuh barang haram tersebut.
Melansir situs resmi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan menyebutkan ada tiga jenis narkoba yaitu alami yang berasal dari tanaman seperti ganja, koka, tembakau, hingga mushroom.
Lalu narkoba semi sintetis, seperti morfin, heroin, kodein, dan alkohol. Terakhir narkoba sintetis yaitu amfetamin, metadon, deksamfetamin, dan ekstasi atau obat inex.
Baca Juga: Profil Aura Jeixy, Pro Player PUBG Mobile yang Ditangkap Kasus Narkoba dengan Chandrika Chika
Berikut ini efek kesehatan karena narkoba pada anak muda yang harus dicegah:
1. Terinfeksi penyakit menular
Anak remaja yang menggunakan narkoba dengan jarum suntik juga berisiko tinggi mengidap penyakit yang bisa menular melalui darah. Contohnya seperti HIV, AIDS, dan Hepatitis B dan C.
Beberapa jenis narkoba juga bisa merusak organ dalam tubuh, seperti ekstasi yang bisa menyebabkan gagal jantung dan gagal hati.
2. Dehidrasi
Dampak narkoba bagi kesehatan selanjutnya adalah menyebabkan dehidrasi, terutama jenis narkoba ekstasi. Jika kamu membiarkannya tanpa penanganan serius, kondisi tersebut dapat menyebabkan remaja mengalami kejang, serangan panik, halusinasi, nyeri dada, dan perilaku agresif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Profil PT Yasa Artha Trimanunggal, Pemasok Motor Operasional MBG BGN
-
Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
-
5 Sunscreen di Alfamart untuk Atasi Flek Hitam, Mulai Rp20 Ribuan
-
3 Bahan Dapur Pengganti Plastik Wrap untuk Simpan Makanan agar Tetap Segar
-
Berapa Gaji SPPI Koperasi Merah Putih? Ini Link Resmi dan Syarat Pendaftarannya
-
5 Moisturizer Wardah untuk Memperbaiki Skin Barrier di Usia 30-an, Wajah Lembap Anti Ketarik
-
7 Rekomendasi Lip Tint yang Bagus dan Tahan Lama, Mampu Menutup Bibir Gelap
-
4 Lip Balm SPF 30 Terbaik, Bibir Lembap dan Terlindungi
-
PKH Tahap 2 Cair Mulai April 2026, Begini Cara Cek Bansos via Online dan Penerimanya
-
Gaya Hidup Ramah Lingkungan Makin Tren, Jangan Salah Pilih Ban untuk Pecinta EV