Suara.com - Penyanyi kondang Agnes Monica alias Agnez Mo dihujat habis-habisan usai kepergok menyeruput segelas es kopi dari Starbucks. Pasalnya, Starbucks diketahui merupakan salah satu brand yang mendukung posisi Israel di konflik sengketa Palestina-Israel.
Segala sumpah serapah dan kecaman kini dilayangkan ke sosok penyanyi tersebut. Padahal, prestasi dan pendidikan Agnez Mo sebagai sosok yang inspiratif sudah tidak diragukan lagi.
Bak pepatah nila setitik rusak susu sebelanga, seluruh pencapaian Agnez Mo kini kalah dengan pilihan minumannya tersebut.
Kendati demikian, tak sedikit fans yang turut membela sang penyanyi.
Lantas, seperti apa rekam jejak pendidikan Agnez Mo?
Pendidikan Agnez Mo: Latih suara emas sejak duduk di bangku sekolah
Perempuan yang bernama asli Agnes Monica Muljoto ternyata sudah dari kecil mengasah bakatnya menyanyi.
Sejak duduk di bangku sekolah, Agnes telah melatih kemampuan menyanyi melalui Paduan Suara Gereja.
Agnes ternyata adalah lulusan salah satu sekolah swasta ternama di Ibu Kota yakni SD Katolik Tarakanita DKI Jakarta.
Baca Juga: Selama 2023, Grup Pertambangan Ini Optimalkan Program TJSL bagi Pendidikan, Lingkungan dan UMK
Setelah lulus SD, Agnes disekolahkan di SMP dan SMA Sekolah Pelita Harapan School Lippo Karawaci yang terkenal sebagai sekolah top di Tangerang, Banten.
Putri Jenny Siswono dan Ricky Muljoto ini ternyata merupakan siswi yang berprestasi di kelas. Ia berkali-kali menerima beasiswa atas keberhasilan akademiknya.
Agnes semasa sekolah tak mulu menghabiskan waktunya dengan berprestasi di kelas. Ia juga aktif mengasah kemampuan bermusik melalui kursus piano.
Siapa sangka, Agnes juga berkuliah di tengah kesibukannya sebagai seorang penyanyi. Ia sempat mengambil program kuliah di Universitas Pelita Harapan dengan jurusan hukum.
Sayangnya, Agnes akhirnya terpaksa mengambil cuti panjang lantaran sibuk berkarier dan tak sempat datang kuliah. Bahkan, Agnes harus mengundurkan diri dari Universitas Pelita Harapan.
Keputusan tersebut sangat disayangkan lantaran Agnes saat masih sempat aktif kuliah bisa mendapatkan IPK 3,67.
Berita Terkait
-
Profil Tjitjik Sri Tjahjandarie, Petinggi Kemendikbud Tak Terima UKT Dikritik Mahal Sebut Pendidikan Tinggi Tersier
-
Selama 2023, Grup Pertambangan Ini Optimalkan Program TJSL bagi Pendidikan, Lingkungan dan UMK
-
Beda Kelas Geni Faruk dan Reza Artamevia, Ini Pendidikan-Karier Ibu Thariq Halilintar vs Aaliyah Massaid
-
Beda Kelas Geni Faruk dan Reza Artamevia, Ini Pendidikan-Karier Ibu Thariq Halilintar vs Aaliyah Massaid
-
Bakal Dilangkahi Adik, Pendidikan Zahwa Massaid Lebih Moncer Ketimbang Aaliyah
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari
-
LBH Pekanbaru Ungkap Dugaan 'Sekolah Merah Putih' Jadi Kedok Kriminalisasi di Rempang
-
Teks Renungan Malam Tirakatan 17 Agustus yang Tenang dan Mendalam untuk Doa Kemerdekaan
-
4 Rangkaian Y.O.U Golden Age untuk Samarkan Flek Hitam Pemilik Kulit Sensitif
-
B50 Hemat Rp170 Triliun, Devisa Bisa Dipakai Bikin Indonesia Makin Maju
-
Underemployment: Saat Keringat Sarjana Cuma Jadi Angka Formal
-
Hasil Kolaborasi BRI Dengan Barca Academy: APC Bandung Juara BRI Youth Champions League 2026
-
3 Shio yang Paling Pantang Menyerah, Punya Mental Kuat
-
81 Tahun Indonesia Merdeka: Kondisi Jalan di Deli Serdang Sumut Kupak-kapik, Belum Merdeka?
-
Desa Les Bekali Generasi Muda dengan Bahasa Inggris, Siap Mendunia?