• Kanit Patwal Satlantas Polres Bandung Barat Polda Jabar
• Wakapolsek Bandung Wetan Polres Bandung tengah Polda Jabar
• Kapolsek Padalarang Polres Cimahi Polda Jabar
• Kapolsektif Majalaya Polres Cimahi Polda Jabar
• Kapolsekta Wonokromo Polresta Surabaya Selatan Polda Jatim
• Kasat Reskrim Polres KPPP Tanjung Perak Polda Jatim
• Kanit Moneter Perbankan Subdit Ekonomi Polda Jatim
• Kanit Ekspor Impor Subdit Ekonomi Ditreskrimsus Polda Jatim
• Kasat Binmas Polreta Bekasi Kota
• Kapolsek Metro Taman Sari Polrestro Jakarta Barat Polda Metro Jaya
• Kasubdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya
• Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (2016)
• Kapolres Tegal Polda Jateng (2016)
• Kapolres Cirebon Kota Polda Jabar (2016)[3]
• Wakapolres Metro Jakarta Utara Polda Metro Jaya[4] (2018)
• Pamen SSDM Polri (Penugasan di Setmilpres Kemsetneg sebagai Ajudan Presiden RI) (2019)
• Dirtipidsiber Bareskrim Polri (2022)
Wakapolda DIY (2023).
2. Indra Jafar
Brigadir Jenderal Polisi atau Brigjen Pol. Indra Jafar, S.H., S.I.K., M.Si. merupakan seorang perwira tinggi (Pati) di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Selama berkarier di Polri, Brigjen Indra Jafar diamanahkan untuk mengemban jabatan Kabagproggar Rojianstra Sops Polri.
Bahkan, Jenderal bintang satu ini sudah menduduki posisi tersebut sejak Januari 2024. Sepanjang kariernya, Indra Jafar juga pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Cirebon Kota.
Sama seperti Adi Vivid, Indra Jafar juga pernah menangani kasus yang kini kembali viral yakni pembunuhan Vina Cirebon pada tahun 2016. Kala itu, Indra Jafar masih berpangkat AKBP.
Rekam jejak Brigjen Indra Jafar ternyata tak main-main. Jenderal yang lahir di Malang ini pernah menjadi komandan upacara penurunan bendera ketika HUT ke-72 RI.
Diektahui, Brigjen Indra Jafar lahir di Kota Malang, Jawa Timur, pada 16 April 1974. Indra Jafar menganut agama Islam. Ia adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1995.
Saat di Akpol, Indra Jafar satu angkatan dengan Irjen Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Beberapa pendidikan kepolisian yang pernah ia tempuh antara lain Dikjur Das PA Intel (1996), Dikjurdas Perwira Lantas (1997), Jur Lan PA Reg Ident Lantas (1998), PTIK (2006) dan juga Sespimmen (2012).
Indra sendiri sudah menuntaskan studi S-1 Ilmu Hukum di Universitas Indonesia (UI). Tak sampai di situ, ia juga sudah menempuh studi S-2 Kajian Ilmu Kepolisian di kampus yang sama pula.
Pria yang memiliki nama dan gelar tengkap Brigjen Pol. Indra Jafar, S.H., S.I.K., M.Si itu telah malang melintang di dalam kepolisian tanah air. Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara pernah diembannya.
Indra Jafar mengawali kariernya sebagai Pama Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalsel pada 1996. Sejak saat itu, kariernya terus meroket.Ia tercatat pernah menduduki posisi sebagai:
• Kasatlantas Polres Metro Jaktim (2006)
• Kasistnk Subditregident Ditlantas Polda Metro Jaya (2009)
• Wakasat PJR Dit Lantas Polda Metro Jaya Sat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya (2008)
• Kasibpkb Subditregident Ditlantas Polda Metro Jaya (2009)
• Koorspripim Polda Metro Jaya (2011),
• Pamen Polda Metro Jaya (2012).
• Analisi Kebijakan Muda Dit Lantas Polda Metro Jaya (2012)
• Pamen Polda Sulteng (2012)
• Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Sulteng (2012)
• Pamen Polda Jabar (2013)
• Kasat PJR Ditlantas Polda Jabar (2014)
• Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jabar (2015)
• Kapolres Cirebon Kota (2016)
• Wadirlantas Polda Metro Jaya (2016)
• Kabidpropam Polda Jatim (2017)
• Kapolres Metro Jaksel (2018)
• Kasubdit Jemenopsrek Ditkamsel Korlantas Polri (2019)
• Kabagproggar Rojianstra Sops Polri.
Dalam kasus pembunuhan Vina ini beherapa orang menduga adanya intervensi. Hal ini lantaran salah satu pelaku diduga merupakan anak dari mantan bupati Cirebon.
Namun belum lama ini, Polda Jabar memastikan tidak ada intervensi. Dirkrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan mengungkap, dalam perkara ini pihaknya masih terus melakukan upaya penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi serta pelaku yang sudah dijebloskan ke penjara.
Demikianlah ulasan tentang karier moncer 2 Kapolres Cirebon 2016 yang gagal bongkar kasus Vina Cirebon. Semoga segera terungkap!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal
-
Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional
-
Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C
-
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal
-
5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026