Suara.com - Permadi Arya alias Abu Janda kembali jadi bulan-bulanan netizen di media sosial X terkait penyataanya tentang aksi boikot produk terafiliasi dengan Israel. Abu Janda menyebut orang yang memboikot adalah orang tolol yang aksinya tak ada dampaknya.
Pada unggahan akun X @babelgamm___, Abu Janda dalam sebuah podcast menyebut aksi boikot tak berpengaruh pada Israel. Lebih lanjut menurutnya, orang yang terpengruh dengan aksi boikot adalah para karyawan muslim yang bekerja di restoran-restoran terkait.
"Menurut gue, aksi boikot itu tolol sih. Kenapa gue bilang tolol? Otak mereka enggak sanggup mencerna kalau resto yang mereka boikot tutup yang jadi korban itu adalah pegawai muslim saudara kita sendiri," ujar Abu Janda.
Berani anggap tolol aksi boikot, seperti apa profil Abu Janda?
Profil Abu Janda
Nama Abu Janda mulai dikenal sejak 2015 sebagai seorang pegiat media sosial. Abu Janda memiliki nama lengkap Heddy Setya Permadi atau Permadi Arya.
Abu Janda juga dikenal sebagai buzzer dan influencer dalam tim sukses pemenangan Jokowi pada Pilpres tahun 2019 lalu.
Abu Janda merupakan lulusan Diploma Ilmu Komputer Informatic It School Singapura, ia lulus pada April 1997. Abu Janda kemudian menempuh gelar Sarjana Business & Finance University of Wolverhampton Inggris pada 1999.
Sebelum menjadi pegiat media sosial, Abu Janda pernah bekerja sebagai karyawan di sejumlah perusahaan. Pada 1999 sampai 2015, Abu Janda bekerja di perushaan sekuritas, bank swasta hingga tambang batubara,
Baca Juga: Rizky Billar Mendadak Muncul di Televisi, Curhat Sakit Hati Dikritik Netizen +62
Pada tahun 2015, Abu Janda baru mulai menjadi pegiat media sosial. Ia mulai full menjadi buzzer pada tahun 2017.
Abu Janda senidri bergabung dalam pegiat media sosial dan influencer tim sukses Joko Widodo di Pilpres 2019 sejak 2018.
Berita Terkait
-
Download Gambar All Eyes on Rafah! Cara Perangi Serangan Keji Israel ke Palestina
-
All Eyes On Rafah Artinya Apa dalam Bahasa Indonesia? Kampanye Tolak Kekejaman Israel ke Palestina
-
Trending di Media Sosial, Siapa Pencetus Slogan "All Eyes on Rafah"?
-
Zakir Naik Dikabarkan Mau ke Indonesia, Abu Janda 'Kepanasan' Desak Pemerintah Tak Terima
-
Aksi Tolak Produk-produk Israel di Patung Kuda
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA