Suara.com - Penceramah asal India, Zakir Naik dikabarkan mau datang ke Indonesia, pada bulan Agustus-September 2024. Kabar kedatangan Zakir membuat Permadi Arya atau Abu Janda, kepanasan.
Dirinya pun meminta agar pemerintah tidak menerima kedatangan Zakir Naik. Hal ini diungkap Abu Janda lewat postingan di instagram miliknya, seperti dilihat, Sabtu (25/5/2024).
Dirinya memposting gambar kedatangan Zakir naik yang ditambahkan tulisan Unfaedah. Menurutnya, kedatangan Zakir Naik hanya menyulut kebencian antar umat beragama.
"Kristenphobia di Indonesia sudah cukup akut, hampir setiap bulan ada 2 kasus jemaat digeruduk, ibadah minggu dibubarin.. tidak perlu lagi datangkan tokoh intoleran yang isi ceramahnya cuma ujar kebencian & hasut permusuhan," tulisnya.
Abu Janda lalu mencolek Menteri Agama, Menteri Luar Negeri hingga Menteri Hukum dan HAM RI, untuk bertindak dan tidak memberikan izin kedatangan Zakir Naik.
"Bu @retno_marsudi kita bayar gaji ibu dari pajak bukan cuma untuk ngurus Palestina aja, tapi untuk jaga Indonesia dari ancaman bahaya asing..ini ada kriminal mau meradikalisasi umat islam Indonesia," jelasnya.
Seketika postingan Abu Janda soal kedatangan Zakir Naik ke Indonesia mendapatkan tanggapan dari publik.
"Abu janda anda terlalu berlebihan wkkwwkwk untuk mu agama mu dan untuk ku agama ku, anda ini cuma ingin cari panggung di dunia yang fana ini," ucap warganet.
Namun ada juga warganet lainnya yang setuju dengan Abu Janda dan meminta agar pemerintah serius menyikapi kedatangan Zakir Naik.
"@retno_marsudi @gusyaqut mohon jadi perhatian utama," ungkap warganet lainnya.
"Ini siapa sih yang ngundang dia, aneh-aneh aja," kata warganet.
Berita Terkait
-
Safari Dakwah Keliling Indonesia, Ceramah Zakir Naik Salahkan Wanita yang Diperkosa Viral Lagi
-
Dakwah Zakir Naik Ramai Ditolak karena Dianggap Pemecah Belah, Tapi Bikin 2 Orang Mualaf di Malang
-
Arek Malang Tolak Zakir Naik: Benarkah Dakwahnya Provokatif? Ini 5 Poin Kontroversialnya
-
Profil Dr Zakir Naik Safari Ceramah di Indonesia: dari Pisau Bedah hingga Bisnis Jutaan Dolar
-
Abu Janda Tuding Felix Siauw dan 7 Figur Dakwah Lainnya Antek Israel Bermuka Dua, Siapa Saja?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang