Suara.com - Kesederhanaan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir kini mendapat banyak pujian dari berbagai pihak. Hal ini terungkap usai Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengunggah foto lawas Haedar saat berada di sebuah stasiun dan menenteng sebuah kardus berisi oleh-oleh.
Penampilan sederhana Haedar pun membuat Mardani terkagum kagum dengan sosoknya. "Prof Haedar, pimpinan tertinggi Muhammadiyah, menunggu kereta. Sambil bawa kardus oleh-oleh," tulis Mardani di akun X-nya pada Jumat (14/06/2024) pagi tadi.
Sosoknya sebagai pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia seolah tak begitu terlihat. Bagaimana tidak, penampilan Haedar begitu sederhana dan berbaur dengan masyarakat awam.
"Aset Muhammadiyah ratusan trilyun. Tapi etika dan kebersihan diri dipegang teguh. Sederhana itu kekuatan. Makasih Prof atas teladannya. Bangga jadi bagian organisasi besar ini," lanjut Mardani.
Foto itu diketahui diambil pada tahun 2018 saat ia masih menjabat sebagai Ketum Muhammadiyah periode pertama. Kesederhanaannya juga pernah disorot saat ia menjadi jamaah sholat Jumat di salah satu masjid di Magelang, Jawa Tengah pada tahun yang sama.
Sosok Haedar Nashir yang penuh kesederhanaan ini kerap mendapat sanjungan dari publik. Lalu, seperti apa sosok Haedar Nashir sebenarnya? Simak inilah profil beliau selengkapnya.
Profil Haedar Nashir
Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si. adalah seorang cendekiawan Islam sekaligus tokoh organisasi Muhammadiyah. Ia saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022-2027.
Sebelumnya, beliau juga pernah menjabat dengan jabatan yang sama pada periode 2015 - 2022.
Baca Juga: Wassalam BSI! Muhammadiyah Resmi Pindahkan Dana Umat ke Muamalat dan Bank Jateng Syariah
Sejak kecil, Haedar sudah tumbuh besar di lingkup yang agamis. Beliau merupakan lulusan Madrasah Ibtidaiyah Ciparay Bandung, SMP Muhammadiyah III Bandung, dan SMA Negeri 10 Bandung.
Pasca lulus SMA, Prof Haedar sempat mengenyam pendidikan agama di Pondok Pesantren Cintawana Tasikmalaya. Beliau pun bergabung dengan organisasi Muhammadiyah sejak tahun 1983 dan aktif sebagai pengurus remaja Muhammadiyah.
Beliau pun memiliki riwayat jabatan strategis di Muhammadiyah seperti:
- Ketua I Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (1983-1986)
- Deputi Kader PP Pemuda Muhammadiyah (1985-1990)
- Ketua Badan Pendidikan Kader dan Pembinaan Angkatan Muda Muhammadiyah (1985-2000)
- Pemimpin Redaksi Majalah Suara Muhammadiyah (2000-sekarang)
- Sekretaris PP Muhammadiyah (2000-2005)
- Ketua PP Muhammadiyah (2005-2015 dan 2022-sekarang)
Haedar kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta (S1). Usai lulus, belian melanjutkan pendidikan jenjang magister dan dok tor di Universitas Gadjah Mada dalam program studi Sosiologi peminatan Ilmu Politik dan Islam.
Selain menjadi Ketum Muhammadiyah, beliau juga merupakan guru besar dan dosen program studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Namanya juga pernah masuk dalam daftar Top 100 Ilmuwan Sosial di Indonesia versi Alper-Doger (AD) Scientific Index 2022.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Wassalam BSI! Muhammadiyah Resmi Pindahkan Dana Umat ke Muamalat dan Bank Jateng Syariah
-
Fakta-fakta BSI Usai Muhammadiyah Tarik Dana Umat Senilai Rp13 Triliun
-
Diduga Jadi Permasalahan Hengkangnya PP Muhammadiyah, Ini Susunan Komisaris BSI Terbaru
-
Muhammadiyah Punya Aset Triliunan Padahal Anggotanya Tak Banyak, Mantan Ketua PBNU Ungkap Rahasianya
-
Kepala Eksekutif OJK Soroti Dana Jumbo Muhammadiyah di BSI: Bank Syariah Tak Cuma BSI
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?