Suara.com - Publik baru-baru ini dikejutkan oleh langkah Ruben Onsu yang menggugat cerai Sarwendah, meski mereka telah berumah tangga selama belasan tahun.
Alasan di balik gugatan cerai Ruben Onsu akhirnya terungkap setelah komedian dan presenter tersebut berbicara kepada wartawan. Ruben Onsu mengungkapkan bahwa ia telah berusaha keras mempertahankan rumah tangganya dengan Sarwendah, namun hasilnya tetap sama.
"Apa pun itu, saya sudah melakukan sebaik mungkin, semaksimal mungkin," ujarnya kepada wartawan, dikutip Minggu (16/6/2024).
Ruben menjelaskan bahwa alasan rumah tangganya tidak bisa dipertahankan adalah karena mereka hanya manusia biasa.
"Tangan kita cuma dua, kaki kita cuma dua sama kayak manusia yang lain. Kalau itu enggak bisa terjangkau dengan kedua tangan saya, dengan pikiran saya, dengan pandangan mata saya, ya tandanya saya sama, masih manusia biasa," cerita Ruben Onsu.
Pertanyaannya kemudian, masih mungkinkah jika Ruben Onsu dan Sarwendah ingin rujuk?
Dikutip dari HukumOnline, dalam hukum perkawinan, pernikahan berakhir dengan tiga alasan: kematian, perceraian, dan keputusan pengadilan (Pasal 38 UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan – “UUP”).
Perceraian (bagi non-Muslim) dianggap sah ketika putusan cerai didaftarkan oleh panitera di kantor pencatatan sipil tempat perceraian terjadi (Pasal 34 ayat (2) jo. Pasal 35 PP No. 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan).
Jika putusan cerai telah dikirim oleh panitera pengadilan negeri dan dicatatkan oleh kantor pencatatan sipil, maka secara hukum negara, pernikahan tersebut resmi berakhir, meskipun menurut hukum agama Katolik, perceraian dianggap tidak pernah terjadi.
Baca Juga: Terungkap! Alasan Utama Anak-anak Sarwendah dan Ruben Onsu Didampingi Psikolog
Untuk rujuk, pasangan harus menikah lagi sesuai prosedur yang berlaku agar pernikahan diakui secara hukum negara. Jadi, meskipun dalam hukum agama Katolik tidak ada perceraian, jika secara hukum negara pernikahan telah berakhir, pasangan harus menikah lagi sesuai syarat sahnya pernikahan yang diatur dalam Pasal 2 UUP.
Perlu dicatat bahwa jika pasangan yang telah bercerai menikah lagi dan kemudian bercerai untuk kedua kalinya, mereka tidak boleh menikah lagi sepanjang hukum agama dan kepercayaan masing-masing tidak menentukan lain (Pasal 10 UUP).
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Berapa Kekayaan Michael Bambang Hartono? Bos Djarum Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia
-
Hasil Sidang Isbat Lebaran 2026 Diumumkan Jam Berapa? Ini Jadwal Resminya
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Sedih dan Menyentuh Hati Mengingatkan Kita Tentang Kehilangan Ramadan
-
Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
-
Michael Bambang Hartono Punya Anak Berapa? Ini Fakta Keluarga Bos Djarum
-
5 Jenis Pertanggungan BPJS Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Karyawan
-
Profil dan Rekam Jejak Michael Bambang Hartono, Bos Djarum Meninggal Dunia
-
7 Parfum Alfamart Tahan Lama Mulai Rp20 Ribuan, Bebas Bau saat Silaturahmi Lebaran
-
Promo THR Lebaran Alfamart Berakhir Hari Ini 19 Maret 2026, Borong Khong Guan dan Marjan Segera
-
Promo Superindo Besar-besaran Jelang Lebaran, Cuma Hari Ini 19 Maret 2026!