Suara.com - Seoang bule asal Denmark viral di platform sosial media. Bule yang juga konten kreator itu melakukan aksi nyata untuk warga Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Bule bernama Kristian Hansen itu saat berkunjung ke Wakatobi mau-maunya melakukan aksi nyata dengan memperbaiki jembatan kayu yang rusak parah.
Jembatan kayu yang rusak parah itu sangat dibutuhkan masyarakat lokal. Dengan kondisi yang rusak itu, warga Suku Bajo mau tak mau harus berhati-hati saat melewati jembatan.
Melihat kondisi seperti itu, Hansen tergerak untuk memperbaiki jembatan tersebut. Menurut Hansen, jembatan kayu itu sudah berusia 10 tahun.
"Jembatan mereka sudah berusia lebih dari 10 tahun. Terkadang, anak-anak dan orangtua jatuh dan terluka," tulis Hansen pada unggahan video di akun Instagram miliknya @thekristianhansen
Hansen pun langsung bergerak cepat. Ia melakukan penggalangan dana dan berhasil mengumpulkan uang Rp75 juta.
Uang hasil donasi itu kemudian langsung dibelikan Hansen bahan material untuk memperbaiki jembatan yang rusak.
Bersama dengan masyarakat Suku Bajo, Hansen memperbaiki jembatan rusak itu dengan menggunakan 20 meter kubik kayu, 50 kilogram paku dan gergaji mesin.
Dalam waktu cepat, jembatan yang rusak bertahun-tahun itu pun sudah selesai dikerjakan dan bisa digunakan lagi oleh masyarakat.
Baca Juga: Ramai Tren Cek Khodam, Begini Penjelasan dalam Islam Menurut Buya Yahya
Hanya butuh waktu 24 jam bagi Hansen dan warga lokal memperbaiki jembatan rusak itu.
"Jadi kami bisa membeli kayu sebanyak mungkin. Dengan dari kekuatan gotong royong, saling membantu satu sama lain. Kami membangun kembali jembatan mereka dan memasang atap baru untuk satu keluarga yang tidak tidak ada atap rumahnya," jelasnya.
Aksi nyata Hansen ini pun mendapat respon sangat positif warganet. Banyak juga warganet yang kemudian menyindir peran pemerintah daerah setempat.
"Tinggal nunggu para pejabatnya aja pencitraan, clinga clingu disana? Hahaha," sindir salah satu netizen.
"Nah ini,,,kalau sama pejabat Konoha uang segitu mah cuma setengah jembatan,,, makanya anggaran nya bisa di mark up 300%," sindir akun lainnya.
Berita Terkait
-
Ramai Tren Cek Khodam, Begini Penjelasan dalam Islam Menurut Buya Yahya
-
Detik-Detik Kecelakaan Maut Terekam CCTV: Pengendara Motor Tewas Terpental, Kakinya Putus
-
Viral Rombongan Iring-iringan Presiden Jokowi Bikin Ambulans Harus Di-Stop, Begini Aturan Kendaraan Prioritas
-
Heboh Pria Perkosa Ratusan Ekor Ayam dan Itik hingga Kambing, Netizen Bingung: Kok Bisa Masuk?
-
Jokowi Wajib Contoh! Di Malaysia, Konvoi PM Anwar Ibrahim Kawal Ambulans ke RS
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Volume Kendaraan Tol Jakarta-Cikampek Melonjak Jelang 17 Agustus
-
BNPB Minta Warga Segera Laporkan Kerusakan Rumah Usai Gempa NTT
-
Daftar e-Wallet yang Dapat Promo Top-up BRImo Spesial 17 Agustus
-
Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam
-
Top-Up E-Wallet dan Pulsa di BRImo Langsung Dapat Cashback! Buruan, Kuota Terbatas
-
Deretan Sepeda Lipat Pacific Paling Populer, Cocok untuk Gowes Harian
-
Binance Perpanjang Airdrop RLUSD, Ini Cara Klaim 1 Juta XRP yang Dibagikan
-
Daftar Atlet Wakil Indonesia di BWF World Championship 2026
-
Kapal Tenggelam di Perairan Rupat, 3 Pekerja Migran Masih Hilang
-
BNI Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berjalan