Suara.com - Kasus oknum pengasuh pondok pesantren (ponpes) menikahi anak di bawah umur berusia 16 tahun tanpa sepengetahuan orangtua, viral di media sosial. Pelaku kini telah ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian karena menikah siri tanpa wali.
Netizen pun terheran-heran dengan aksi tak senonoh itu. Menurut mereka, nama pondok pesantren makin tercemar ulah perangai pengasuh seperti itu.
"Yang kayak gini nih, jadinya mencoreng nama baik pesantren seluruh Indonesia," kata @hyungfarel dalam unggahan video @viralno.1, Sabtu (29/6/2024).
"Spill Nama Ponpes, alamat dll.. Biar para Ortu sadar & memulangkan anak² nya yg disana," kata @sigit.erh.
"Laporin pak… anak di bawah umur dinikahi," komentar @elly_sulistyawati.
"Pengurus pondok masa ngga paham kalo nikah tanpa wali tdk sah," kata @matahari.tokobajurisa.
"Hancur hati seorang ayah," kata @kina_baking.
"Puncak patah hati seorang bapak," kata @vikiroby.
"Udah paling bener jaman skrg jangan pernah mondokin anak perempuan! Buat anak laki2 aja kadang msh gak aman, banyak kasus pencabulan dan pembullyan, dll. Naudzubillah," tutur @mutia_zainal.
"Niat untuk sekolahin anak untuk nuntut ilmu agama, malah di salah gunakan sama kelakuan ponpes.. kekhawatiran orangtua masa kini bukan menuntut ilmu tapi pengurus ponpes tidak bisa melakukan tugas sesuai amanah keluarga," kata @adromedaa_neptu.
"Penjarakan aja pengurus ponpes nya. Dan pidanakan juga tuh ponpes nya sekalian," kata @melyanti_liauw.
"Ponpes sekarang banyak kasusnya ya," kata @burrai_motoshop.
"Pondok pesantren yg terpercaya menurut ku tebu ireng, langitan dan qontor, daar el- qolam," kata @duma.lr.
Diketahui, seorang oknum pengasuh ponpes bernama Muhammad Erik ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menikahi seorang anak di bawah umur berusia 16 tahun tanpa sepengetahuan orangtuanya.
Ayah korban mengatakan bahwa ia mengetahui dugaan pernikahan siri pengurus ponpes dengan anaknya itu dari pembicaraan tetangga.
Berita Terkait
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Viral karena Nyungsep di Panggung Wisuda: Antara Niat Selfie dan Hilangnya Etika?
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
750 Personel Gabungan Kawal Demo Cipayung Plus dan Mahasiswa Hukum Hari Ini
-
UU Pusat Finansial Internasional: Awas Bahaya Shell Company dan Arbitrase!
-
Camila Mendes Akui Mentalnya Sempat Terpuruk saat Syuting Serial Riverdale
-
Berapa Harga Motor Bebek Baru 2026? Intip Keunggulannya yang Bikin Matic Minder
-
Pegawai PPPK Korban Ketua DPRD Bone Dibujuk 3 Hari 3 Malam