Gaji tersebut baru gaji harian, lantaran jika ditotal tiap bulannya ia bisa mendapatkan 3000 USD hingga 6000 USD yang jika dirupiahkan bisa mencapai puluhan juta Rupiah.
Tengku Firmansyah rela badan kotor jadi tukang besi: Bayarannya bukan main
Seperti Terry Putri, Tengku Firmansyah juga kini bekerja di luar negeri.
Bedanya, Tengku Firmansyah kini bekerja di Kanada.
Pemeran sosok tokoh Lupus ini juga memilih bekerja di sektor yang cukup sederhana.
Adapun ia rela badannya kotor bekerja sebagai seorang tukang besi.
"Biar muka cemong-cemong tapi seru bisa ke tempat kerja nyantai pake celana pendek," tulis Tengku Firmansyah di unggahannya.
Dipantau dari unggahan yang sama, tampak bahwa Tengku Firmansyah kini bekerja di Edmonton Exchanger.
Setelah menelusuri situs resmi Edmonton Exchanger, perusahaan manufaktur tersebut menggaji karyawannya 33,88 CAD atau sekitar Rp401 ribu per jam.
Baca Juga: Pantas Terry Putri Tak Malu Antar Order, Ternyata Segini Gaji Kurir Makanan di AS
Umumnya, seorang pekerja mendapat jatah kerja 40 jam per minggu. Alhasil, Tengku Firmansyah bisa mengantongi gaji sebesar Rp64 juta per bulan.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Ngakunya Cuma Digaji Rp500 Ribu per Bulan, Eks Manajer Fuji Ternyata Biasa Dapat Bonus Sebesar Ini
-
Gaji Tengku Firmansyah Jadi Tukang Besi di Kanada, Tembus Puluhan Juta?
-
Pantas Terry Putri Tak Malu Antar Order, Ternyata Segini Gaji Kurir Makanan di AS
-
Gaji Asli Mantan Manajer Fuji Dibongkar Orang Terdekat, Ternyata Gak Cuma Rp500 Ribu per Bulan
-
Main Mobile Legends, Jess No Limit Jadi Gamers dengan Gaji Paling Tinggi di YouTube Indonesia
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan