Suara.com - Belakangan ejekan aura maghrib kerap disematkan pada Fujianti Utami alias Fuji. Istilah aura maghrib itu merujuk pada warna kulit Fuji yang dinilai gelap.
Awalnya julukan tersebut membuat Fuji terganggu. Namun seiring waktu, dia menerima dan justru bersyukur. Hal itu ia sampaikan saat hadir di konten YouTube Kaesang Pangarep baru-baru ini.
Di awal obrolan, mereka membahas julukan itu dan dibuat tak habis pikir. "Kayak gini disebut gelap terus kita apa?" kata Kaesang Pangarep, dikutip Kamis (18/7).
Boiyen selaku co-host kemudian menyentil terkait mayoritas masyarakat Indonesia yang masih melihat sebelah mata wanita dengan kulit sawo matang.
"Eh tapi kenapa sih di Indonesia belum terima kulit-kulit eksotik," beber Boiyen.
Bagi Fuji sendiri, ia menilai hal itu terjadi karena standar kecantikan wanita Indonesia yang selama ini diyakini, yakni berkulit putih.
Wanita yang memiliki warna kulit yang lebih terang dianggap lebih resik dan cantik ketimbang mereka yang berkulit gelap.
"Mungkin karena standarnya dari dulu harus putih, mungkin kalau putih konotasinya bersih kali ya," sambungnya.
Tapi Fuji sendiri tidak menganggap aura magrib memiliki arti buruk, karena menurutnya Maghrib identik dengan hal-hal yang indah.
Baca Juga: Fuji Bongkar Rahasia Hemat Uang Jajan 30 Ribu, Netizen Ikut Curhat
"Ngatain sih, konotasinya lebih ke dekil, buluk gitu walaupun aku lihat magribnya sebagai senja, indah, waktu buka puasa, enggak apa-apa sih ya," beber mantan Thariq Halilintar.
Dia pun kini bersyukur, karena julukan tersebut justru berdampak baik pada pendapatannya.
"Tapi aku enggak apa-apa sih engagement-nya naik. Kalau engagement naik kan rate card naik," sambung Fuji senang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Promo Alfamart Terbaru 14 Juni 2026: Diskon Scora, Sunsilk, Kahf, Rinso, hingga MamyPoko
-
1 Muharram dan 1 Suro Apakah Sama? Begini Asal-usul dan Perbedaannya
-
Moisturizer Dipakai sebelum Cushion? Ini Trik agar Makeup Menempel Sempurna dan Tidak Patchy
-
Beda Fixing Spray dan Setting Spray: Serupa tapi Tak Sama, Kenali Fungsinya
-
Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah 1448 H: Arab, Latin, hingga Waktu Terbaik Membacanya
-
Lirik Lagu Menteri Durmagati dan Maknanya, Karya Satir Politik dari Grup Musik Ponorogo
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
-
Kapan 1 Muharram 1448 H? Ini Tanggal Pastinya Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
5 Warna Lipstik yang Tidak Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Sawo Matang