Suara.com - Mengajarkan lirik lagu anak islami bisa memberikan manfaat pembelajaran agama Islam sejak dini. Melodi dan irama membantu anak-anak mengingat informasi lebih baik dibandingkan dengan metode pengajaran konvensional.
Apalagi jika lirik lagu islami merupakan hasil gubahan lagu anak populer yang sebelumnya sudah dikenal lebih dulu oleh anak-anak. Mengganti lirik membantu anak mengingat lebih cepat karena sering kali berupa pengulangan.
Tak hanya itu, bernyanyi dapat membantu anak-anak mendengar dan meniru pengucapan yang benar, sekaligus memperkenalkan berbagai kata dan frasa baru yang membantu memperkaya kosakata mereka.
Dirangkum Suara.com dari dari laman Facebook Kampus Al Azhar Solo Baru, Jumat (19/7/2024), berikut ini lirik lagu anak Islami hasil gubahan lagu populer:
Anak Sholeh (Irama: Satu-satu)
Satu satu aku hamba Allah
Dua dua umat Nabi Muhammad
Tiga tiga anak ayah ibu
Satu dua tiga aku anak sholeh
Bangun Tidur (Irama: Bangun Tidur)
Bangun tidur ku baca doa
Ambul wudhu dan sholat subuh
Raih Quran lalu tilawah
Agar pagi ku penuh berkah
Rukun Islam (Irama: Balonku)
Baca Juga: Hukum Orang Tua Mengungkit Pemberian Kepada Anak, Diperbolehkan dalam Islam?
Rukun Islam ada lima
Pertama baca syahadat
Kedua dirikan salat
Ketiga berpuasa
Keempat membayar zakat
Kelima tunaikan haji
Mari kita laksanakan
Semoga Allah mudahkan
Berqurban (Irama: Potong bebek)
Potong hewan qurban setahun sekali
Sebagai tanda syukur kepada ilahi
Allahu akbar Allahu akbar
Bersama-sama potong hewan qurban
Potong hewan qurban kambing sapi unta
Berilah sedekah fakir miskin dhuafa
Enak dagingnya
Nikmat rasanya
Kulitnya bisa digunakan juga
Lihat Aku (irama: lihat kebunku)
Lihatlah aku
Aku anak sholeh
Riang selalu dan rajin belajar
Setiap hari ku ngaji Al Quran
Bersama teman
Senangnya hatiku
Itulah lirik lagu anak islami hasil gubahan lagu-lagu anak populer. Anda bisa menyanyikannya saat bermain bersama anak atau saat mengajar di PAUD, TK, TPA, dan TPQ.
Manfaat Bernyanyi Bagi Tumbuh Kembang Anak
Bernyanyi memiliki sejumlah manfaat bagi tumbuh kembang anak. Pertama, bernyanyi bisa mendorong kreativitas dan imajinasi. Anak-anak sering kali terdorong untuk menciptakan lirik atau melodi mereka sendiri, yang dapat merangsang kreativitas dan imajinasi mereka. Banyak lagu anak-anak menceritakan kisah atau skenario, yang membantu anak-anak membayangkan dan memvisualisasikan cerita tersebut.
Selain itu, bernyanyi juga menjadi media pembelajaran yang menyenangkan. Bernyanyi membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan menarik, sehingga anak-anak lebih termotivasi untuk belajar. Pembelajaran melalui musik sering kali dikaitkan dengan pengalaman positif, yang dapat meningkatkan sikap anak-anak terhadap belajar.
Terakhir, bernyanyi juga merangsang perkembangan fisik. Gerakan dan tarian yang sering menyertai nyanyian membantu mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar. Aktivitas bernyanyi dan bergerak membantu anak-anak menjadi lebih sadar akan tubuh mereka dan bagaimana cara mengendalikannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat
-
Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan
-
Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?