Mereka enggan bermain hingga tak fokus ketika mengerjakan sesuatu.
Kecenderungan loyo dan sulit berkonsentrasi ini bisa jadi tanda anak mengalami diabetes.
3. Luka Sulit Sembuh
Gejala ini merupakan salah satu yang kerap diidentikkan terhadap seseorang yang kena diabetes.
Dijelaskan dalam laman Kemenkes, tingginya kadar gula darah dalam tubuh membuat dinding pembuluh darah menyempit.
Situasi ini membuat sel-sel tubuh kesulitan memperbaiki jaringan yang rusak serta membuat proses penyembuhan luka melambat.
4. Mudah Terserang Infeksi
Gejala berikutnya disamping luka sulit sembuh, anak juga kerap sakit atau terserang infeksi.
Terkhusus infeksi yang menyerang yakni infeksi jamur. Hal ini biasanya terjadi pada anak perempuan.
Baca Juga: Kominfo Ungkap Modus Judi Online Bisa Dimainkan Anak di Bawah Umur
5. Berat Badan Drop
Meski memiliki nafsu makan yang tinggi tapi hal itu tak membuat berat badan bertambah bahkan cenderung drop, hal ini tentu patut diwaspadai sebab bisa jadi gejala diabetes.
Sebab ketika tubuh tak mampu memproses glukosa menjadi energi maka tubuh akan mencari sumber energi lain bisa lewat otot dan lemak.
Pemecahan otot dan lemak ini membuat berat badan anak menjadi drop. Penurunannya bisa signifikan bagi anak yang menderita diabetes tipe 1 dibanding tipe 2.
6. Kerap Buang Air Kecil
Dalam kondisi normal, anak buang air kecil setiap 1 jam hingga 3 jam sekali. Paling jarang 3 sampai 4 kali sehari.
Bila usianya telah menginjak 3 tahun, buang air kecil anak mencapai 12 kali sehari dan berubah menjadi 4-6 kali seiring bertambahnya usia.
Bila lebih dari itu, perlu diwaspadai bahwa anak tersebut mengalami sakit diabetes.
Penyebabnya karena ginjal tak dapat mengimbangi penyerapan glukosa yang berlebih lalu dikeluarkan melalui urine atau buang air kecil.
7. Kerap Haus
Sejurus dengan kerap buang air kecil, anak yang menderita diabetes juga menunjukkan gejala mudah haus.
Dalam beberapa kasus anak yang terkena diabetes akan cepat merasa haus bahkan setelah minum banyak.
8. Kulit Menghitam
Diabetes pada anak bisa menimbulkan gejala akantosis nigrikans dimana warna kulit mengalami perubahan lebih gelap dan tebal terutama di area lipatan tubuh.
Perubahan warna ini disebabkan karena adanya resistensi insulin.
9. Pandangan Kabur
Disamping perubahan warna kulit, dalam beberapa kasus, anak yang menderita diabetes juga mengalami pandangan yang kabur.
Bahkan ada pula yang timbul bercak di bagian kelopak matanya.
Bila kamu mendapati gejala tersebut ada di anakmu sebaiknya segera konsultasikan ke dokter agar bisa dideteksi dini serta penanganan lebih awal.
Mengutip dari mayoclinic.org, skrining diabetes direkomendasikan untuk anak-anak yang sudah mulai pubertas atau berusia minimal 10 tahun, yang kelebihan berat badan atau obesitas serta yang memiliki setidaknya satu faktor risiko lain untuk diabetes tipe 2.
Berita Terkait
-
'Generasi Cemas' 2045; Ratusan Ribu Anak Terpapar Judi Online Hingga Gen Z Dihantui Diabetes
-
Miris! 24 Ribu Anak Indonesia Jadi Korban Prostitusi Online, Transaksi Capai Ratusan Miliar
-
3 Cara Edukasi Seks Anak Remaja, Orang Tua Wajib Tahu!
-
Kominfo Ungkap Modus Judi Online Bisa Dimainkan Anak di Bawah Umur
-
Syahrini Bakal Melahirkan di Minggu Ini, Artis India Ini Menebak Bayinya Kembar
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?