Suara.com - Salah satu titik ‘krusial’ yang dianggap dapat menimbulkan bau badan adalah bagian ketiak atau ketek. Maka tak heran jika orang-orang sering mengeluhkan bau ketek yang kurang sedap, pada beberapa orang yang ada di sekitarnya. Lalu sebenarnya adakah makanan penghilang bau ketek yang bisa direkomendasikan?
Sebenarnya bau ketek atau bau badan tak sedap tidak serta merta disebabkan oleh keringat yang terjebak di bagian ketiak atau lipatan tubuh lain. Namun lebih dari itu, banyak faktor yang dapat memicunya, seperti bakteri yang tinggal di ketiak, obesitas, gangguan metabolisme, dan konsumsi makanan tertentu.
Lalu apa makanan penghilang bau ketek yang bisa dikonsumsi atau disarankan?
1. Berbagai Sayuran Hijau
Sayuran hijau termasuk makanan yang bisa menghilangkan bau badan. Kandungan di dalam sayuran hijau yang disebut zat hijau daun atau klorofil dapat menetralkan zat yang dapat memicu bau badan tidak sedap.
Beberapa contoh sayuran penghilang bau ketek antara lain abayam, wortel, paprika, selada air, hingga timun.
2. Makanan dengan Kandungan Serat Tinggi
Makanan berserat juga dapat menjadi salah satu rekomendasi yang berguna untuk mengurangi bau badan yang muncul dari ketiak. Serat yang ada di dalam makanan ini dapat membantu detoksifikasi dalam tubuh, sehingga tubuh tidak mengeluarkan zat racun yang dapat menimbulkan bau dari keringat.
Selain sayuran hijau, makanan berserat lainnya adalah kacang-kacangan dan berbagai jenis buah-buahan.
Baca Juga: Suara Erina Saat Bernyanyi Ikut Disentil Netizen: Bingung Tutup Kuping atau Hidung
3. Berbagai Jenis Ikan
Kandungan protein yang ada pada daging merah ternyata jadi salah satu zat yang membuat bau badan semakin tidak sedap karena produksi keringat meningkat. Maka dari itu, coba ubah asupan protein ke sumber lain, seperti daging ikan.
Asupan protein dari daging ikan akan membantu otot tumbuh dengan baik, dan menghindari masalah bau badan yang terkadang tidak tertahankan.
4. Teh Herbal
Berbagai bahan herbal umumnya memiliki kandungan antibakteri yang ampuh menghentikan pertumbuhan bakteri di dalam tubuh, yang menjadi pemicu bau badan tidak sedap. Konsumsi teh herbal secara rutin juga dapat menjadi salah satu cara yang dapat digunakan untuk melawan bau badan yang terlanjur tidak sedap.
Selain beberapa makanan di atas, Anda juga dapat dengan mudah memasukkan beberapa bahan makanan lain di dalam menu makan harian Anda, seperti jamur kancing, air kelapa, air putih, berbagai olahan susu, dan konsumsi buah-buahan sitrus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
3 Shio Diprediksi Paling Hoki pada 2-8 Februari 2026, Siapa Saja?
-
5 Arti Mimpi Dikejar Hantu, Apakah Sebuah Pertanda Buruk?
-
6 Deterjen Antibakteri agar Baju Tak Bau Apek di Musim Hujan, Mulai Rp14 Ribuan
-
7 Sepatu Lari Lokal Anti Air Senyaman On Cloud Ori, Harga Mulai Rp400 Ribuan
-
Apa Itu Saham Blue Chip? Kenali untuk Investasi Jangka Panjang
-
Cek Jadwal Libur Awal Ramadhan 2026 Anak Sekolah SD-SMA di Berbagai Provinsi!
-
7 Produk Wardah Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Cerah dan Muda Lagi
-
Bacaan Niat Puasa Nisfu Syaban Sekaligus Ayyamul Bidh, Ini Hukum Menggabungkannya
-
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
-
4 Moisturizer Lokal yang Mengandung Kolagen untuk Mengencangkan Kulit Kendur Usia 50-an