Suara.com - Selama menjabat sebagai presiden untuk dua periode, Jokowi belum pernah mengunjungi Kediri yang ada di Jawa Timur. Adapun alasannya karena ada mitos yang mana bisa membuatnya tak lagi menjadi penguasa RI.
Mitos itu menyebutkan jika presiden yang mengunjungi Kediri, tak lama setelahnya bisa lengser. Hal ini pun dikaitkan dengan salah satu pendahulu Jokowi yang dilengserkan dari jabatan tersebut usai datang ke sana.
Namun, ada pula pendahulu lainnya yang tidak dilengserkan meski berkunjung ke Kediri. Lantas, siapa saja presiden yang pernah datang ke kota tersebut? Berikut informasinya yang Suara.com rangkum.
Presiden yang Pernah Kunjungi Kediri
Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung sempat menyinggung pelengseran Presdien ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Almarhum diketahui pernah mengunjungi Kediri tidak lama sebelum dirinya dijatuhkan.
Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbiki PWNU Jawa Timur) sekaligus budayawan Kediri, Imam Mubarok membantah. Ia menyebut lengsernya Gus Dur pada 2001 bukan karena kunjungan ke Kediri.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Barok itu, lengsernya Gus Dur karena adanya intrik dari lawan politiknya. Hal ini, kata dia, tertuang dalam buku tentang Gus Dur yang terbit setelah 10 tahun Gus Dur meninggal.
"Kalau contoh presiden lengser usai berkunjung ke Kediri adalah Gus Dur, itu tidak benar. Karena Gus Dur lengser akibat dari trik politik lawannya. Itu tertuang dan terbukti tertuang pada buku soal Gus Dur yang terbit 2019 lalu," ucap Gus Barok pada tahun 2020.
Bukan hanya Gus Dur, presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga pernah berkunjung ke Kediri. Meski begitu, kunjungannya ke daerah ini hanya sampai Timut tanpa menyebrang Sungai Brantas.
Baca Juga: Fakta Menarik Jelang Persik Kediri vs Malut United di BRI Liga 1: Ambisi Menang Laskar Kie Raha
Mitos di Kediri
Kediri berasal dari kata "Ke" dan "Diri" yang berarti diri sendiri atau jati diri. Jika menggunakan penutup apapun, pasti akan terungkap juga aslinya. Jadi, kepura-puraan bisa dengan mudahnya terungkap di sana.
Sebuah legenda menceritakan soal sendang yang menjadi tempat untuk Prabu Jayabaya menyucikan diri. Sebelumnya tempat ini dipakai untuk Keputren, tempat bagi putri-putri Raja dan Permaisuri bersuci.
Di sendang itu terdapat pohon beringin yang disebut dengan "Ringin Sembilan." Awalnya, sebanyak 9 pohon beringin ditanam berdekatan dan tumbuh menyatu. Menurut penuturan juru kunci, di sana banyak pusaka.
Pusaka yang berada di sana bukan sembarangan. Konon katanya, apabila ada yang diberikan wangsit untuk membawa salah satu pusaka dari sana, maka orang tersebut akan mendapatkan sebuah jabatan di negara.
Di sisi lain, Kediri adalah cikal bakal "nagari" yang kelak akan menjadi Nusantara, yakni Kerajaan Kediri. Disebutkan bahwa Kerajaan Medang Kamulang berpindah ke Jawa Timur untuk bergabung menjadi Kerajaan Kediri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi