Suara.com - Indonesia memiliki desain paspor baru yang memiliki beberapa keistimewaan dibandingkan desain sebelumnya. Lalu bagaimana cara membuat paspor Indonesia dengan desain baru?
Dalam semangat kemerdekaan, Direktorat Jenderal Imigrasi mempersembahkan sebuah karya baru yang penuh makna—Paspor Republik Indonesia dengan desain terbaru. Peluncuran ini, yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia pada 17 Agustus, menandai langkah penting dalam memperkuat identitas bangsa di panggung internasional.
Warna dan Desain yang Mewakili Kekayaan Budaya
Paspor baru Indonesia hadir dengan perpaduan warna merah dan putih, simbol kebanggaan nasional yang tak terbantahkan. Desain visualnya menampilkan kekayaan budaya Indonesia melalui wastra—33 kain tradisional dari berbagai provinsi, mulai dari Sabang hingga Merauke. Setiap lembar paspor tidak hanya membawa identitas, tetapi juga cerita dari tiap sudut Nusantara, menjadikannya lebih dari sekadar dokumen perjalanan.
Fitur Keamanan Terdepan untuk Perlindungan Maksimal
Paspor baru ini tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga keamanan yang canggih. Dilengkapi dengan teknologi terbaru yang sesuai dengan standar International Civil Aviation Organization (ICAO), paspor ini memastikan perlindungan optimal bagi Warga Negara Indonesia di luar negeri. Fitur keamanan mencakup sampul yang tahan panas dan fleksibel, serta halaman biodata yang dilapisi polikarbonat berlapis dengan coating khusus untuk melindungi permukaannya.
Selain itu, kertas paspor yang digunakan sangat sensitif terhadap bahan kimia, dengan tinta yang dapat bersinar di bawah sinar ultraviolet. Desain wastra pada setiap lembar paspor juga akan berubah warna jika terkena sinar UV, menambah lapisan keamanan yang unik dan inovatif.
Empat Pilar yang Menentukan Kekuatan Paspor Indonesia
Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, menegaskan bahwa kekuatan paspor suatu negara ditentukan oleh empat faktor utama: fitur pengamanan, keadaan keamanan negara penerbit, perilaku warga negara di luar negeri, dan diplomasi antarnegara. Pembaruan pada paspor ini merupakan langkah awal dari perjalanan panjang untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global.
Baca Juga: Tiga Rute Penyelundupan Manusia dari Indonesia Jadi Atensi di Forum Intelijen Imigrasi se-ASEAN
Paspor baru ini akan mulai berlaku pada 17 Agustus 2025, membawa simbol merah putih dan kekayaan budaya Indonesia ke seluruh penjuru dunia. Dengan desain yang mewah dan keamanan yang tinggi, paspor ini bukan hanya identitas, tetapi juga representasi kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.
Cara Membuat Paspor Indonesia yang Baru
Saat ini alur proses pembuatan paspor untuk warga negara Indonesia dilakukan melalui online dengan aplikasi M-Paspor. Sejak diluncurkannya aplikasi M-Paspor pada awal 2022 semua permohonan paspor wajib menggunakan aplikasi M-Paspor. Berikut adalah alur permohonan paspor melalui aplikasi:
- Mendaftar dan memilih jadwal di aplikasi M-Paspor.
- Melakukan pembayaran paling lambat 2 jam setelah mendapatkan jadwal.
- Datang ke kantor imigrasi dengan membawa berkas asli dan fotokopi sesuai jadwal yang dipilih.
- Petugas loket melakukan pemeriksaan berkas dan memberikan nomor antrian
- Petugas akan memanggil sesuai antrian untuk di ambil biometrik, cek cekal, BMS, dan wawancara
- Paspor dapat diambil 4 (empat) hari kerja setelah semua persyaratan lengkap dan dinyatakan lulus pada tahapan wawancara.
Paspor baru ini adalah lebih dari sekadar dokumen—ia adalah cerminan dari kekayaan budaya dan komitmen terhadap keamanan warga negara. Sebuah hadiah yang istimewa dari Direktorat Jenderal Imigrasi untuk seluruh rakyat Indonesia di momen bersejarah ini. Mari kita sambut dengan bangga, paspor yang membawa Indonesia semakin dihormati di mata dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap
-
Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
7 Rekomendasi Bedak untuk Ibu Hamil yang Aman: Bebas Iritasi, Wajah Nampak Cerah
-
8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
-
Apa Parfum Mykonos Paling Wangi Tahan Lama? Ini 6 Pilihan yang Layak Dicoba
-
7 Arti Mimpi yang Diyakini Pertanda akan Mendapat Rezeki, dari Melihat Ikan sampai Gendong Bayi
-
Apakah Boleh Kurban Pakai Utang atau Cicilan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
3 Dampak Tahun Kuda Api 2026 bagi Kesehatan: Emosi Mudah Naik hingga Stres
-
Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam