Suara.com - Kepercayaan diri adalah fondasi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu cara efektif untuk membangun kepercayaan diri anak adalah dengan menyediakan wadah bagi mereka untuk mengeksplorasi kreativitas dan mengekspresikan diri.
Mengekspresikan diri bisa dilakukan melalui berbagai cara, seperti menggambar, melukis, menulis, bernyanyi, atau menari. Tak hanya meningkatkan kepercayaan diri, kesempatan berekspresi juga dapat membantu anak-anak mengenal diri mereka sendiri lebih baik, termasuk kekuatan, kelemahan, dan emosi mereka. Bahkan, terbiasa mengekspresikan diri dengan cara yang sehat dapat membantu anak-anak belajar mengelola emosi dan stres, lho.
Salah satu ajang ekspresi diri yang dapat diikuti anak-anak adalah The Rising Kids. Ini adalah program pencarian bakat bagi anak-anak Sekolah Dasar yang diprakarsai oleh Kino Indonesia melalui brand Snackit Marshmallow dan Cap Kaki Tiga Anak.
The Rising Kids ini bertujuan agar anak-anak dapat mengeksplorasi kreativitas dan mengekspresikan emosi secara positif. Seperti kita ketahui, kegiatan kreatif dapat membantu anak-anak mengurangi stres, meningkatkan harga diri, dan mengembangkan keterampilan sosial. Bahkan, kreativitas juga bisa menjadi cara sehat untuk mengelola emosi kuat, dibandingkan menyalurkannya melalui agresivitas.
Kali ini, menyapa kota Surabaya, The Rising Kids berkolaborasi dengan Komunitas Wepose Surabaya menghadirkan Panggung Aksi Dumas, panggung khusus bagi siswa-siswi SD Dumas Surabaya untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka.
Panggung Aksi Dumas ysng sukses diikuti oleh 150 siswa-siswi SD Dumas Surabaya, dengan menampilkan 7 kreativitas siswa-siswi SD Dumas, tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi anak-anak untuk berekspresi, berkembang, dan membangun kepercayaan diri apapun latar belakangnya.
Panggung Aksi Dumas juga berfungsi sebagai wadah bagi anak-anak untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kebebasan berekspresi.
Dikatakan Tabitha Neema Christy, S.Psi, founder Wepose Surabaya, setiap anak memiliki karakteristik unik yang terus berkembang seiring bertambahnya usia. Di sini, lingkungan dan dukungan orang tua berperan sangat penting dalam membentuk kepribadian dan potensi mereka.
Baca Juga: Trevo Jadikan Mobil Keluarga Sebagai Kanvas Pacu Kreativitas Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok
-
Gempa Guncang Flores, BRI Peduli Sigap Bantu Warga dan Dukung Pemulihan Pascabencana
-
Novel Celebrity Wedding, Pernikahan Kontrak Antara Akuntan Publik dan Musisi
-
SBY Minta Maaf, Ungkap Alasan Absen Upacara HUT RI ke-81
-
BRI Peduli Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi Flores NTT
-
Warga Rempang Ketakutan, Alat Berat Masuk Saat Sinyal dan Listrik Padam
-
1000x Ghea Indrawari, Lagu yang Bikin Saya Berhenti Membandingkan Cinta
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Spotec, Harga Rp300 Ribuan Empuk dan Nyaman Dipakai
-
Tecno Pova 8 5G Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Kamera Sony
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti