Suara.com - Emas disebut sebagai logam mulia karena beberapa sifat khusus yang membuatnya berharga dan tahan lama. Emas tidak bisa teroksidasi, yang berarti tidak akan berubah warna atau rusak karena kontak dengan udara atau air. Sifat ini membuat emas tetap terlihat murni dan tidak mudah pudar.
Emas tidak mudah berkarat atau bernoda, membuatnya sangat tahan lama dan tidak memerlukan perawatan khusus untuk menjaganya.
Emas memiliki sifat fisik yang unik, seperti lunak dan dapat dibentuk dengan mudah, tetapi tidak mudah rusak atau berubah bentuk.
Mengetahui emas asli atau palsu dapat dilakukan dengan beberapa cara yang berbeda, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah beberapa cara yang umum digunakan:
1. Perhatikan Ciri Fisik
Cara mengetahui emas asli atau palsu yang pertama adalah dengan melihat fisiknya secara teliti. Emas asli biasanya memiliki tanda khusus seperti cap yang menunjukkan kadar karatnya, seperti 10K, 18K, atau 24K.
2. Tidak Bersifat Magnetis
Emas asli tidak bersifat magnetis, sehingga jika Anda mendekatkan magnet ke emas, emas asli tidak akan bereaksi apa pun.
3. Tidak Bau Amis
Emas asli tidak akan mengeluarkan aroma amis, berbeda dengan logam kuningan atau tembaga yang berbau amis atau karatan. Jika emas berbau amis setelah terkena keringat, air, atau direndam, kemungkinan emas sudah bercampur dengan tembaga atau logam kuningan.
4. Menggosok Permukaan Emas
Menggosok permukaan emas dapat membantu mengetahui keaslian emas. Emas asli tidak akan meninggalkan bekas pada keramik atau kertas, tetapi perlu diingat bahwa cara ini berpotensi merusak emas.
5. Menggigit Emas
Menggigit emas adalah cara yang umum digunakan untuk mengetahui keaslian emas. Emas asli akan meninggalkan sedikit bekas gigitan karena sifatnya yang lunak, tetapi cara ini tidak berlaku untuk perhiasan yang sudah dicampur dengan jenis logam lain.
6. Mengecek Konduktivitas Emas
Berita Terkait
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Daftar Harga Emas Pegadaian 17 juli: Antam, UBS, dan Galeri 24
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Ditanya soal Emas 74 Kg di Rumah Jampidsus, Bos BCA: Nggak Salah, Kurang Pintar Aja
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga