Suara.com - Baru-baru ini, dokter Richard Lee dituding bahwa produk skincare miliknya mengandung zat berbahaya, hingga akhirnya disita oleh pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun, dokter Richard menyampaikan klarifikasi melalui unggahan di media sosial pribadinya bahwa hal tersebut merupakan ulah oknum tak bertanggung jawab untuk menjatuhkan kredibiltasnya. Lalu, apa saja daftar zat berbahaya pada skincare yang harus diwaspadai?
Daftar zat berbahaya pada skincare dan efek sampingnya
Kulit adalah organ terbesar tubuh manusia yang berfungsi sebagai pelindung. Oleh karena itu, pemilihan produk perawatan kulit sangat penting. Sayangnya, tidak semua produk skincare aman digunakan. Beberapa di antaranya mengandung zat-zat berbahaya yang dapat menimbulkan efek samping yang merugikan bagi kulit. Berikut adalah beberapa zat berbahaya yang sering ditemukan dalam produk skincare dan efek samping yang dapat ditimbulkannya:
1. Paraben
Paraben adalah pengawet yang sering digunakan dalam produk skincare untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Beberapa contoh paraben termasuk methylparaben, propylparaben, dan isobutylparaben. Bahan kimia ini dikenal sebagai pengganggu endokrin, yang berarti dapat meniru estrogen dalam tubuh dan mengganggu keseimbangan hormon. Penggunaan paraben dikaitkan dengan risiko kanker payudara.
2. Sulfat
Di dalam daftar komposisi, sulfat kerap ditulis menjadi sodium lauryl sulfate (SLS) atau sodium laureth sulfate (SLES) dan digunakan untuk menghasilkan busa dalam produk pembersih. Namun, sulfat dapat mengiritasi kulit, menyebabkan kekeringan, dan mengganggu lapisan pelindung kulit alami. Pada beberapa orang, ini juga dapat memperburuk kondisi kulit seperti eksim atau psoriasis.
3. Phthalates
Phthalates adalah bahan kimia yang digunakan untuk membuat produk lebih fleksibel dan tahan lama. Zat kimia ini sering ditemukan dalam wewangian dan cat kuku. Phthalates diketahui dapat mengganggu sistem hormon dan dikaitkan dengan masalah kesehatan reproduksi serta risiko kanker.
Baca Juga: 4 Produk Safi Mengandung Tea Tree Oil, Ampuh Hempaskan Jerawat dan Bekasnya
4. Formaldehyde
Formaldehyde sering digunakan sebagai pengawet dalam produk kosmetik, meskipun kadang-kadang muncul sebagai bahan pembentuk formaldehyde ketika terurai. Ketika digunakan, formaldehyde bisa menyebabkan iritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan. Paparan jangka panjang juga dikaitkan dengan risiko kanker.
5. Oxybenzone
Zat berbahaya lain yang bisa ditambahkan dalam skincare adalah Oxybenzone. Ini adalah bahan aktif yang biasa dicampurkan dalam sunscreen atau tabir surya. Oxybenzone bisa menembus kulit dan berpotensi menyebabkan gangguan hormonal. Selain itu, oxybenzone juga dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang.
7. Triclosan
Triclosan adalah antibakteri yang sering ditemukan dalam sabun dan produk pembersih. Ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata, serta berpotensi mengganggu keseimbangan hormon. Triclosan juga dapat berkontribusi terhadap resistensi antibiotik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram
-
Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
-
Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?
-
Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia
-
Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara
-
Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia
-
Investor Enggan Masuk, Proyek Storage Minyak Nasional Jalan di Tempat