Suara.com - Masa pensiun adalah fase kehidupan yang tidak bisa dihindari, namun sering kali diabaikan dalam perencanaan jangka panjang. Di Indonesia, kesadaran akan pentingnya perencanaan pensiun masih rendah, meski dampaknya signifikan bagi kesejahteraan di usia tua.
"Masa pensiun harus dipersiapkan dengan matang, namun banyak orang di Indonesia belum menyadari pentingnya hal ini," kata CEO PasarTrainer, Jono Effendy dalam keterangannya.
Kondisi ini yang membuatnya mebuka program pelatihan yang dirancang meningkatkan kesadaran dan mempersiapkan pekerja lebih dini menghadapi pensiun. Ia menjelaskan, di program ini memberikan manfaat komprehensif, mulai dari cara mengelola Post Power Syndrome hingga strategi mengendalikan stres setelah pensiun.
"Kami ingin peserta mampu merencanakan keuangan masa depan, mengidentifikasi aktivitas pasca-pensiun, dan menghadapi tantangan yang mungkin muncul," jelas Jono.
Peserta juga dikenalkan dengan investasi, seperti properti, saham, obligasi, reksadana, hingga cryptocurrency, serta asuransi yang sesuai dengan kondisi mereka. Jono menjelaskan, pihaknya menggunakan pendekatan holistik dengan pemaparan keterampilan yang dibutuhkan di masa pensiun, kesehatan, investasi, dan proteksi asuransi.
Selain itu juga ada kegiatan sharing dari para pensiunan sukses dan kunjungan ke lokasi usaha mereka juga menjadi bagian dari program ini. Peserta yang telah mengikuti program ini melaporkan bahwa pelatihan ini membuka perspektif baru dalam mempersiapkan masa pensiun.
"Pelatihan ini benar-benar membantu peserta memulai bisnis kecil yang kini mulai tumbuh," ungkap Jono.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan
-
Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital
-
Bye-Bye Macet! Mengapa Filosofi 10 Minute City Living Jadi Kunci Kualitas Hidup Modern
-
Biar Muka Glowing Alami Pakai Apa? Ini Skincare Murah Viva yang Bisa Dicoba
-
3 Zodiak yang Kehidupannya akan Lebih Baik Setelah 13 Mei 2026, Waktunya Jemput Kebahagiaan!
-
Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026
-
6 Shio Paling Beruntung dan Berlimpah Cuan Pada 14 Mei 2026
-
5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus
-
Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan