Suara.com - Penangkapan I Nyoman Sukena, pria asal Kabupaten Bandung, Bali belakangan menuai perhatian. Bagaimana tidak, I Nyoman Sukena dpolisikan lantaran memelihara landak yang ia temukan di kebun.
Siapa sangka, landak yang ditemukan I Nyoman Sukena adalah termasuk dalam hewan langka. Pria Bali itu terancam hukuman 5 tahun lantran tak sengaja pelihara landak yang ternyata hewan langka.
Soal penangkapan I Nyoman Sukena, salah satu sepupu Raffi Ahmad yakni Alshad Ahmad ikut kena sentil. Pasalnya kekasih Tiara Andini itu dikenal memelihara satwa liar seperti singa hingga harimau.
"Tapi sodara sultan Andara kok ga dipenjara ya? Kan dengan jelas tuh melihara hewan dilindungi dan dikontenin pula," tulis akun X @ceciliatoumahuw, Selasa (10/9/2024).
Cuitan akun X @ceciliatoumahuw itu sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Sudah ada beberapa hewan peliharaan yang dia 'penjara' mati, mestinya izin usaha penangkarannya yang gak sesuai dengan tujuan penangkaran yang diamanati UU itu harus dievaluasi atau dicabut bila perlu dipertanggung jawabkan sbg konsekwensi izin yg diberikan? UUD tumpul ke atas tajam ke bawah," komentar warganet.
"Sayangnya yang dia piara bukan satwa liar dilindungi, dia punya duit buat urus penangkaran yang legal. Terlepas usahanya memang ga sesuai sama tujuan penangkaran seperti amanah UU yang ada," imbuh warganet lain.
"Kan hukum itu tumpul untuk orang-orang berduit kak," tulis warganet di kolom komentar.
"Namanya juga orang berduit," timpal lainnya.
Baca Juga: Dibui karena Rawat Landak, Jaksa Ajukan Permohonan ke Hakim Bebaskan Sukena
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi