Suara.com - Sektor Food and Beverage (F&B) terus berhadapan dengan tantangan ekonomi global dalam beberapa waktu terakhir. Untuk menjawab tantangan ini, diperlukan ruang bagi para pelaku industri untuk berbagi dan menemukan peluang baru, seperti yang dibahas dalam Flavors Conference 2024.
Konferensi ini berlangsung di New World Saigon Hotel, Ho Chi Minh City, Vietnam, pada Rabu (18/9/2024). Dengan tema 'Building a Resilient and Thriving F&B Industry in Vietnam', Flavors Conference 2024 membahas tren, strategi, dan inovasi yang akan membentuk masa depan industri F&B di Vietnam.
Salah satu penyelenggara dari Vietcetera menjelaskan bahwa misi konferensi ini adalah 'Membawa Vietnam ke dunia, dan membawa dunia ke Vietnam.'
CEO Vietcetera, Hao Tran, menekankan pentingnya mencari keunikan dalam pasar Vietnam. Menurutnya, konferensi ini bukan hanya tentang membawa brand internasional ke Vietnam, tetapi juga tentang menemukan perbedaan dan potensi lokal yang dapat dieksplorasi.
"Tidak hanya membawa brand dan membuka store di Vietnam, tetapi juga mencari keunikan dan perbedaan dalam marketnya," katanya.
Saat ini, industri F&B di Vietnam sedang mengalami perkembangan pesat. Faktor-faktor seperti pertumbuhan ekonomi, konsumen muda yang melek teknologi, serta meningkatnya kelas menengah, mendorong inovasi dalam industri ini.
Selain itu, preferensi konsumen di Vietnam dipengaruhi oleh budaya negara tetangga seperti Thailand, Indonesia, dan Singapura, namun tetap mempertahankan kekuatan lokal untuk ekspansi ke wilayah Asia Tenggara.
Tingginya laju urbanisasi di Asia Tenggara juga berdampak pada tren konsumen yang semakin menginginkan inovasi dalam makanan.
Sejak pandemi, konsumen semakin sadar akan pentingnya makanan sehat, yang mendorong permintaan akan produk bahan makanan berkualitas tinggi. Dalam konteks ini, Flavors Vietnam membuka peluang kolaborasi internasional di antara pelaku industri F&B.
Baca Juga: Dorong Daya Saing Bisnis Lokal, Toffin Masterclass Buka Kelas F&B di 13 Kota
Salah satu contoh inovasi datang dari Yosuke Masuko, Founder, dan Sanae Masuko, Co-Founder & Deputy CEO Pizza 4P’s. Mereka percaya bahwa pizza dapat menjadi sarana untuk berbagi kebahagiaan. Untuk mencapai visi ini, mereka memanfaatkan teknologi dalam menciptakan berbagai inovasi produk.
Sementara itu, Founder and Chef Executive di Nen Light Restaurant Summer Lee, juga berbagi pandangan optimis tentang masa depan industri F&B Vietnam.
Lee melihat potensi besar dari peluang internasional bagi bisnis F&B di Vietnam, namun menekankan pentingnya tetap mempertahankan nilai-nilai inti industri F&B lokal.
CEO Kamereo, Taku Tanaka, juga menambahkan, bahwa inovasi di sektor F&B harus melihat berbagai aspek, termasuk tren dan perkembangan teknologi.
Perwakilan dari MasterCard Vietnam, Huy Nguyen, mengungkapkan bahwa sektor F&B Vietnam bersifat dinamis dengan adanya perubahan tren konsumen dan adopsi teknologi digital.
Transformasi Digital dan F&B Vietnam
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
3 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Juli 2026, Siap-Siap Menyambut Hari Baik
-
6 Arti Mimpi Dipoligami Suami Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?
-
Tren Home Wellness Kian Diminati, Kualitas Air dan Udara Kini Jadi Prioritas Keluarga Modern
-
Beda Bedak Padat Wardah Colorfit dan Lightening, Mana yang Paling Sesuai Jenis Kulitmu?
-
Apakah Bedak Marina Tahan Lama? Cek Klaim Brand dan Ulasan Pengguna
-
Beda Two Way Cake dan Powder Foundation, Mana yang Lebih Bagus?
-
Bedanya Scarlett Whitening Acne Serum vs Brightly Ever After, Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?
-
Dikaitkan dengan Ritual Pesugihan, Viral Daftar Harga Layanan Ritual di Gunung Kawi
-
Masalah Rambut Tak Selalu Sama, Ini Pentingnya Memilih Perawatan Sesuai Kebutuhan