Suara.com - Terdapat segudang kejanggalan dari kampus yang memberikan Raffi Ahmad gelar doktor kehormatan atau Doktor Honoris Causa yakni Universal Institute of Professional Management (UIPM).
Publik kini mulai menguliti segudang keanehan dari kampus tersebut, mulai dari sosok pejabat kampus yang punya gelar bombastis hingga lokasi kampus yang hingga kini masih simpang siur.
Bahkan mulai muncul narasi bahwa kampus yang mencetak Raffi menjadi doktor tersebut adalah kampus abal-abal yang tak terdaftar dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Pejabat kampus dituding halu
Ada dua tokoh kondang UIPM yakni Presiden UIPM Mohammad Soleh Ridwan, dan direktur utama Rantastia Nur Alangan.
Kala mencari informasi terkait Rantastia Nur Alangan, masyarakat sontak tercengang.
Sebab, Rantastia Nur Alangan mengklaim dirinya sebagai perwira tinggi diplomat militer internasional di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Ia juga mengaku mengantongi gelar Letnan Jenderal. Namun, tak ada informasi terkait pendidikan militer yang pernah ditempuh oleh Rantastia.
Tak cukup di situ, Rantastia menyebutkan dirinya sebagai atase militer Kekaisaran Prusia.
Baca Juga: Gelar Honoris Causa Raffi Ahmad Jadi Kontroversi, Kuasa Hukum UIPM: Kami Akan Tuntut
Publik sontak mencium ada yang janggal dari gelar Rantastia. Pasalnya Kekaisaran Prusia sudah bubar sejak Perang Dunia Pertama alias hampir puluhan dekade yang lalu.
Lokasi kampus simpang siur
Pihak UIPM melabeli kampus mereka sebagai kampus internasional yang punya keanggotaan The Eramus + Programme of The European Union dan UNESCO’s Global Education Coalition.
Melalui keanggotaan tersebut UIPM mengaku memiliki 8 perwakilan kampus di berbagai negara yakni Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, India, Afrika, dan Amerika Serikat.
Publik sontak berusaha mengunjungi kampus UIPM yang ada di Thailand dan Indonesia.
Adapun untuk di Thailand, UIPM mendaftarkan lokasi kampusnya di Vibhavadi Rangsit 64 Yeak 3 Alley, Takat Bang Khen, Lak Si, Bangkok.
Berita Terkait
-
Profil UIPM, Kampus Pemberi Gelar Raffi Ahmad Kredibilitasnya Diragukan
-
Apa Perbedaan Gelar Doktor dan Doktor Honoris Causa? Raffi Ahmad Baru Saja Dapat Salah Satunya
-
Gelar Honoris Causa Raffi Ahmad Jadi Kontroversi, Kuasa Hukum UIPM: Kami Akan Tuntut
-
Sejajar Tagar Fufufafa Aib Nasional, Raffi Ahmad Kegirangan Namanya Trending Meski Penuh Hujatan
-
Beri Titel Doktor Honoris Causa ke Raffi Ahmad, Wikipedia UIPM Diduga Diacak-acak: Lembaga Jual Gelar
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub