Suara.com - Momen pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menolak jabat tangan seorang media officer Bahrain menuai sorotan netizen di media sosial. Hal tersebut terekam saat pria asal Korea Selatan tersebut hadir dalam konferensi pers usai laga Indonesia vs Bahrain pada Kamis (10/10/2024).
Shin Tae-yong seolah melampiaskan kekesalannya pada kinerja wasit Ahmed Al-Kaf. Keputusannya dinilai kontroversial dan dianggap menguntungkan tim tuan rumah hingga skor Indonesia vs Bahrain imbang menjadi 2-2.
Dalam video yang beredar, wajah Shin Tae-yong sendiri sudah tampak masam sejak awal konferensi pers digelar. Ia mengungkap jika para pemain Timnas Indonesia sudah melakukan yang terbaik hingga menit akhir.
"Tapi saya harus bilang kejadian memalukan tentang keputusan dari wasit. Kalau AFC ingin terus berkembang, maka keputusan wasit harus ditingkatkan," kata dia seperti dikutip Suara.com Jumat (11/10/2024).
Setelah konferensi pers yang hanya berlangsung tiga menit, Shin Tae-yong langsung berdiri meninggalkan kursi yang diduduki. Ketika baru saja berdiri, media officer Bahrain yang duduk di sampingnya langsung menjulurkan tangan tanda ingin bersalaman dengan Shin Tae-yong.
Namun, Shin Tae-yong dengan wajah geramnya terlihat mengabaikan tangan pria yang mengenakan gamis dan juga sorban tersebut. Hal ini tentu sangatlah wajar, sebab pria 54 tahun itu merasa dirugikan.
Bagaimana tidak, laga seharusnya berakhir di menit 90+6 karena injury time selama enam menit, malah terus berjalan hingga 90+9 seolah menunggu Bahrain mencetak gol penyama kedudukan. Pertandingan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 itu pun mendapatkan sorotan, bahkan dari dunia!
Momen Shin Tae-yong di konferensi pers usai laga ini langsung mendapatkan tanggapan beragam dari media sosial. Tak sedikit netizen yang ikut mendukung sikapnya.
"Salut sty ga ludahin mukanya," ungkap @vin***.
"Untung ga dilempar tuh bola, coach shin udah muak banget sama perdramaan wasit/reporter dan antek-anteknya itu," ujar @ica***.
"Berat banget jadi pelatih Timnas ya coach STY Krn byk negara yg takut atas kemajuan Tim Indonesia tapi salut dng totalitas coach kami juga merasa sakit di curangin seperti ini," ungkap @uk_***.
"Bahkan seorang STY yg bukan org indo jg kesel smpe segitunya, apalagi kita² warga pribumi coba. fifa seleksi wasitnya kek mana sih, masa org kek gitu bs jd wasit sih," tambah @don***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Bukan Oranye, Apa Arti Rompi Tahanan Warna Pink yang Dipakai Dadan Hindayana?
-
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerah ke KPK, Intip Harta Kekayaannya: Tembus Rp234 Miliar
-
5 Zodiak Paling Keras Kepala yang Sulit Diajak Berkompromi Menurut Astrologi
-
Dadan Hindayana Dulu Kerja Apa Sebelum Jadi Kepala BGN? Kini Tersangka Korupsi MBG
-
Dadan Hindayana Dulu Dilantik Siapa? Eks Kepala BGN yang Kini Jadi Tersangka Korupsi Program MBG
-
Siap Panen Hoki? 6 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung pada 4 Juni 2026
-
Terpopuler: Kontroversi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN, Rekomendasi Sepatu Lari Underrated
-
Lampung Kian Ramai, Hotel Transit Modern Jadi Kebutuhan Wisatawan dan Pebisnis
-
Punya SPPG Untung Berapa? Lahan Basah Dadan Hindayana Korupsi Dapur MBG
-
4 Shio Paling Beruntung dan Panen Rezeki pada 4 Juni 2026: Ada Kuda hingga Monyet