Suara.com - Sejauh ini belum ada pengumuman resmi siapa saja yang akan duduk di kursi Menteri. Akan tetapi, sudah muncul banyak isu bahwa Prabowo Subianto menunjuk lebih dari 100 lebih kandidat Menteri dan wakil Menteri. Isu gaji Menteri baru dan tunjangannya pun ikut ramai dibahas.
Pasalnya, bila benar 100 kandidat Menteri dan wakil Menteri ditunjuk semua, diperkirakan biaya gaji Menteri baru dan tunjangannya akan membebani anggaran negara. Indikasi 100 kandidat itu berasal dari 49 orang yang dipanggil ke kediaman Prabowo merupakan calon Menteri, kemudian 60 sosok lain dipanggil sebagai calon wakil Menteri. Konsekuensinya, anggaran gaji Menteri baru dan tunjangannya akan mencapai Rp65,43 triliun pada 2025.
Perkiraan Gaji Menteri Baru dan Tunjangannya
Jumlah perkiraan anggaran gaji Menteri baru dan tunjangan yang akan dihabiskan per tahun sebesar Rp65,43 triliun tersebut di atas berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2000 tentang Perubahan atas PP Nomor 50 tahun 1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Menteri Negara dan Bekas Menteri Negara serta Janda/Dudanya. Dalam PP Nomor 60 tahun 2000 pasal 2 secara khusus mengatur Menteri negara diberi gaji pokok sebesar Rp5.040.000 (Lima juta empat puluh ribu rupiah) per bulan.
Menteri-Menteri yang mengisi kabinet Pemerintahan dan yang membantu presiden ini juga berhak mendapatkan tunjangan. Tunjangan tersebut diatur melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 68 tahun 2001 tentang Perubahan Keppres Nomor 168 tahun 2000 tentang Tunjangan Jabatan bagi Pejabat Negara Tertentu. Dalam Pasal 1ayat 2 huruf e, disebutkan besaran tunjangan jabatan Menteri negara adalah Rp13.608.000 (tiga belas juta enam ratus delapan ribu rupiah) per bulan. Apabila dijumlahkan, total pendapatan yang akan diterima Menteri sebesar Rp18.648.000 (delapan juta enam ratus empat puluh delapan ribu rupiah) per bulan.
Selain pendapatan berasal dari gaji dan tunjangan, para Menteri juga berhak mendapatkan tunjangan operasional. Adapun besaran tunjangan operasional disesuaikan dengan kemampuan anggaran kementerian dan Lembaga masing-masing. Besaran tunjangan operasional bisa lebih tinggi dari gaji dan tunjangan Menteri.
Selain hal-hal tersebut di atas, disediakan juga rumah dinas dan mobil dinas. Keduanya disediakan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja, nantinya dikembalikan Ketika masa jabatan berakhir.
Demikian itu informasi gaji Menteri baru dan tunjangannya.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: Segini Gaji Mayor Teddy Per Bulan sebagai Sekretaris Kabinet Prabowo
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan
-
Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital
-
Bye-Bye Macet! Mengapa Filosofi 10 Minute City Living Jadi Kunci Kualitas Hidup Modern
-
Biar Muka Glowing Alami Pakai Apa? Ini Skincare Murah Viva yang Bisa Dicoba
-
3 Zodiak yang Kehidupannya akan Lebih Baik Setelah 13 Mei 2026, Waktunya Jemput Kebahagiaan!
-
Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026
-
6 Shio Paling Beruntung dan Berlimpah Cuan Pada 14 Mei 2026
-
5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus
-
Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan