Suara.com - Kabar terbaru datang dari Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dirinya belakangan meminta Merry Riana menjadi staf khusus baginya, karena merasa dapat membantu menyampaikan informasi berguna untuk publik. Dari sini publik mulai bertanya, apa kira-kira agama Merry Riana dan bagaimana latar belakangnya.
Seperti yang diketahui banyak orang, Merry Riana dikenal sebagai seorang penulis yang ulung. Bukunya banyak beredar di masyarakat, dan digemari oleh masyarakat dalam jumlah yang tidak sedikit.
Latar Belakang dan Agama Merry Riana
Lahir di Jakarta, 29 Mei tahun 1980 lalu, sosok yang akrab disapa Merry ini merupakan putri dari pasangan Lynda Sanian dan Ir. Suanto Sosrosaputro. Ia kemudian menikah dengan Alva Christopher Tjenderasa pada tahun 2004 lalu dan dikaruniai dua orang anak.
Agama Merry Riana sendiri diketahui adalah Kristen. Ia bahkan sempat bersimpuh dan memohon berkat kepada Paus Fransiskus ketika datang ke Indonesia pada bulan September 2024 lalu.
Untuk masa sekolah, Merry Riana sempat tercatat sebagai pelajar di SD Don Bosco Pulomas, kemudian melanjutkan ke SMP Santa Ursula, ke SMA Santa Ursula, dan mengambil pendidikan S1 di Nanyang Technological Universiti untuk jurusan Electrical and Electronics Engineering.
Merintis karir sejak masa kuliah, kini dirinya juga dikenal luas sebagai seorang pengusaha yang membangun Merry Riana Group yang membawahi beberapa perusahaan.
Karir dan Karya
Berbicara mengenai karir, dirinya memulai pekerjaan sampingan ketika berkuliah. Didorong karena kebutuhan hidup semasa menjadi mahasiswi, dirinya mencoba membagikan brosur di jalan, menjaga toko bunga, hingga bahkan menjadi pelayan hotel.
Baca Juga: AHY: Sektor Konstruksi Kunci Pembangunan Berkelanjutan, SIG Siap Dukung
Ia kemudian mencoba berbagai jenis usaha di tahun keduanya dengan membuka bisnis MLM, hingga transaksi saham. Namun bisnis MLM justru membuatnya mengalami kerugian. Ia kemudian menekuni bidang perencanaan keuangan, yang menjadi titik balik karir dan kehidupannya.
Merry kemudian menjual berbagai produk keuangan, yang ternyata cukup sukses. Ia bahkan berhasil mendapatkan penghargaan Top New Advisor Award, dan memperoleh posisi manajer di tahun 2004 di perusahaan asuransi tersebut.
Bisnisnya kemudian dimulai dengan pembangunan Merry Riana Organization yang bergerak di bidang layanan finansial. Di tahun 2006 ia juga menerbitkan sebuah buku, A Gift from a Friend, yang menjadi best seller di Singapura.
Karya lain yang juga diterbitkan olehnya adalah Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar yang juga mendapatkan sambutan positif dari pasar.
Itu tadi sekilas penjelasan tentang latar belakang dan agama Merry Riana, yang diminta oleh Agus Harimurti Yudhoyono untuk menjadi staf khususnya. Semoga artikel ini memberikan manfaat, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
AHY: Sektor Konstruksi Kunci Pembangunan Berkelanjutan, SIG Siap Dukung
-
Berapa Gaji Stafsus Menteri? Merry Riana Ditaksir Kantongi Puluhan Juta Jadi Staf AHY
-
Riwayat Pendidikan Merry Riana, Kini Ditunjuk AHY jadi Stafsus Kemenkoinfra
-
Menteri AHY Dukung Peran Krakatau Steel dalam Pembangunan Infrastruktur Nasional
-
AHY Resmikan Konstruksi Indonesia 2024, Hutama Karya Tampilkan Inovasi Terbaru untuk Percepatan Jalan Tol Trans Sumatera
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa