Suara.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid mengganti posisi Prabu Revolusi dan mempercayakan posisi Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) kepada Molly Prabawati.
Seperti diketahui, Prabu Revolusi sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP). Namun Prabu Revolusi kemudian dicopot oleh Meutya Hafid.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor 2186/M.KOMDIGI/KP.01.06/11/2024 yang ditandatangani Meutya Hafid pada 25 November 2024.
Tapi digantikannya Prabu Revolusi bukan akhir dari kariernya. Sebab suami Zee Zee Shahad itu tetap memiliki jabatan prestisius yang tidak kalah bergengsi dari Dirjen Komdigi.
Sejak Februari 2024 lalu, Prabu Revolusi diberi amanat sebagai Komisaris Independen di Kilang Pertamina Internasional, salah satu anak usaha BUMN Pertamina.
Berikut adalah perjalanan karier Prabu Revolusi hingga diangkat menjadi Komisaris Independen di Kilang Pertamina Nasional.
Profil dan Perjalanan Karier Prabu Revolusi
Pemilik nama lengkap Prabunindya Revta Revolusi itu mengawali kariernya sebagai seorang jurnalis setelah lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Fisika tahun 2005.
Sembari menjadi jurnalis, pria kelahiran 16 Juni 1980 ini kemudian melanjutkan pendidikannya S2 di jurusan politik dan komunikasi di Universitas Paramadina yang lulus tahun 2017.
Baca Juga: Kenapa Prabu Revolusi Dicopot dari Komdigi padahal Baru 3 Bulan Bertugas?
Di tahun yang sama, ia melanjutkan program doktor di Universitas Sahid Jakarta Ilmu Komunikasi dan Studi Media.
Berbekal pendidikan tersebut, Prabu kemudian menjajal tugas baru sebagai pembawa acara beberapa program berita di televisi nasional. Kariernya mulai gemilang ketika tergabung di RTV dan memegang beberapa tugas penting, seperti Produser Eksekutif, dan Wakil Ketua Divisi Kreatif Berita.
Tak berhenti sampai di situ, pada tahun 2015 Prabu bergabung dengan CNN Indonesia sebagai news anchor. Tak butuh waktu lama, ia langsung dipromosikan menjadi Manajer Pengayaan Konten Digital di CNN Indonesia.
Dari situlah namanya semakin dikenal luas oleh masyarakat dan mulai dilirik oleh petinggi negara. Hingga akhirnya ia didapuk sebagai Staf Khusus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang berakhir pada tahun 2021 lalu.
Setelah selesai menjadi staf khusus, ia melanjutkan kariernya di dunia jurnalistik menjadi Vice President Business Development and Corporate Secretary di MNC Media.
Seiring berjalannya waktu, Prabu tertarik untuk terjun ke partai politik dengan memilih Partai Perindo besutan Hary Tanoesoedibjo dan pada pilpres 2024. Ia secara terang-terangan menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan
-
10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini
-
Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan
-
Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?
-
4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket
-
Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?
-
Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek
-
Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
-
Body Butter atau Body Lotion Dulu? Ini 4 Rekomendasi untuk Kunci Kelembapan
-
Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?