Suara.com - Label "Bantuan Wapres Gibran" dan "Istana Wakil Presiden" di tas berisikan bantuan sosial untuk warga terdampak banjir di Jakarta Timur tak henti diperbincangkan.
Salah satunya dari penyanyi Kunto Aji yang sempat menyindir label tersebut, "((Istana Wakil Presiden)), keren udah main istana-istanaan sendiri."
Sampai disoroti banyak pihak, memang seperti apa fakta-fakta Istana Wakil Presiden yang dipamerkan di tas bansos dari Gibran tersebut? Berikut adalah ulasannya menurut situs wapresri.go.id.
1. Awalnya di Yogyakarta
Tak di DKI Jakarta, awalnya Kantor Wakil Presiden Republik Indonesia berlokasi di pusat kota DI Yogyakarta. Baru pada 27 Desember 1949 berpindah ke Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Pemindahan ini terjadi setelah pemerintah Kolonial Belanda menyerahkan kedaulatan ke Indonesia.
2. Beberapa Kali Pindah Lokasi
Yang semula ditempati sebagai Kantor Wakil Presiden adalah bekas rumah Gubernur Jenderal Belanda, Simon Hendrik Spoor. Kantor Wakil Presiden lalu pindah ke bekas rumah dinas Presiden De Javasche Bank di Jalan Medan Merdeka Selatan No. 6 Jakarta Pusat di sebelah Kantor Kedutaan Besar Amerika Serkat.
Sejak itulah namanya berubah menjadi Istana Wakil Presiden dan memiliki dua pintu masuk utama yakni melalui Jalan Medan Merdeka Selatan No. 6 dan di Jalan Kebon Sirh No. 14.
3. Dijadikan Cagar Budaya
Baca Juga: Biaya Sekolah Fantastis Jan Ethes usai Gibran Jadi Wapres, Satu Sekolah dengan Anak Artis Ini
Kompleks Istana Wakil Presiden memiliki dua gedung utama, di mana salah satunya ternyata pernah dijadikan sebagai kediaman untuk Sutan Sjahrir pada tahun 1945-1947.
Lalu melalui Surat Keputusan Penetapan Nomor 475 Tahun 1993 dengan No. Regnas RNCB.19930329.02.000752, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Istana Wakil Presiden sebagai Cagar Budaya jenis Cagar Budaya Bangunan.
4. Berfungsi Sebagai Kantor
Istana Wakil Presiden merupakan tempat untuk RI 2 berkantor, tak terkecuali Gibran Rakabuming Raka. Selain Gibran, kantor ini juga mungkin didatangi pejabat lain dalam rangka acara kenegaraan, misalnya rapat kerja, kongres, dan lain-lain.
Karena itulah, Istana Wakil Presiden juga akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN). Konon pembangunan Istana Wakil Presiden di IKN diperkirakan menelan biaya hingga Rp1,457 triliun.
5. Tak Dipakai untuk Tempat Tinggal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
5 Rekomendasi Conditioner Rambut Terbaik untuk Lansia, Bisa Dibeli di Indomaret
-
Terpopuler: Arti Mens Rea yang Bikin Panas Dingin hingga Istri Dilarang Jadi IRT Dalam Hukum Islam
-
Cara Mandi Junub yang Benar untuk Pria, Lengkap dengan Niatnya
-
4 Skincare Anti Aging GEUT Milik Dokter Tompi, Berapa Harganya?
-
5 Shio Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya dan Sukses Besar di Tahun Kuda Api 2026
-
Hoki! Ini 5 Zodiak yang Bakal Kaya Raya sebelum Akhir Tahun 2026
-
5 Rekomendasi Mudik Gratis Lebaran 2026: Bisa Bareng Indomaret, Bagaimana Caranya?
-
5 Alat Kesehatan untuk Cek Gula Darah dan Kolesterol di Rumah, Mulai dari Rp100 Ribuan
-
5 Sepatu On Cloud untuk Umroh, Nyaman Buat Jalan 25 Ribu Langkah per Hari
-
Cari Cushion untuk Usia 50-an? Ini 5 Pilihan untuk Samarkan Garis Halus dan Kerutan