Suara.com - Adab penceramah Miftah Maulana Habiburrahman tak henti menuai atensi setelah dirinya dianggap mengolok-olok penjual es teh bernama Sunhaji. Bahkan beberapa video lawas pendakwah yang akrab disapa Gus Miftah ini pun kembali viral.
Salah satunya adalah ketika Miftah berdakwah tentang boleh atau tidaknya seorang istri bekerja. “Silakan,” jawab Miftah tanpa basa-basi, seperti dikutip dari akun TikTok @/khoirunmuklis, Jumat (20/12/2024).
Namun, Miftah ternyata memiliki pandangan berbeda bila menyangkut sang istri, Ning Astuti. Blak-blakan Miftah mengaku tidak akan mengizinkan istrinya bekerja karena khawatir adab dan perangainya akan berubah.
“Kalau saya, untuk istri saya, jangan (bekerja),” ucap Miftah. “Karena saya mikir begini, Pak. Istri itu dinafkahi tiap hari saja masih berani sama suami, apalagi punya penghasilan sendiri.”
“Wah, wedi aku (takut)...” imbuhnya yang terpantau memancing tawa para jemaahnya.
Potongan video berdurasi 19 detik inilah yang kembali menyita perhatian publik di tengah sejumlah kontroversi yang menyeret Miftah. Tidak sedikit yang berceletuk istri akan bersikap berani lantaran memiliki suami seperti sang penceramah.
Tampaknya hal ini pun masih berkaitan dengan beredarnya video Miftah saat menoyor kepala istrinya di depan umum. Walau berkilah mengaku hanya bercanda dan mengungkapkan kasih sayang kepada Ning Astuti, banyak warganet mengkritik adab Miftah kala itu.
“Kalau suaminya kaya Gus, jadi istri berani Gus,” komentar warganet. “Jawabannya koq gitu yah,” tulis warganet. “Kirain khawatir sama istrinya takut capek,” sentil warganet lain, agak terkejut jawaban Miftah di luar ekspektasinya.
Sedangkan beberapa warganet berusaha meyakinkan bahwa tidak semua istri berpenghasilan akan berani kepada suami sebagaimana yang disampaikan Miftah di video tersebut.
Baca Juga: Gaya Dakwah Disentil Gus Miftah, Ustaz Maulana Malah Dikontrak 30 Tahun di TV
“TIDAK semua istri yang berpenghasilan berani dengan suaminya gus..” ujar warganet. “Penghasilan ku jauh lebih besar dari gajih suami. Tapi percayalah aku sangat mencintai nya sehingga selalu ku mulia kan, ku jaga harga diri nya. MasyaAllah,” tutur warganet lain. “GAK semua istri seperti itu Gus tergantung pribadi masing-masing,” timpal yang lainnya.
Berita Terkait
-
Soal Usulan Sertifikasi Pendakwah, Maman PKB Minta NU hingga Muhammadiyah Berkumpul Biar Tak Direbut Oknum Karbitan
-
Guyonan Gus Miftah dan Ustaz Maulana Disikapi Berbeda oleh Keluarga Andy F Noya, Ada yang Tak Tertawa
-
Gus Thuba Tegur Cara Dakwah Gus Miftah dan Gus Iqdam: Jangan Bawa Kebiasaan Jalanan ke Majelis
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Robi Syianturi Sabet Juara 1 Jakim 2026 Meski Sempat Berhenti saat Race untuk Sholat Subuh
-
30 Ide Ucapan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Penuh Doa, Cocok untuk WA dan Medsos
-
Apa Itu Sepatu Lari Full Cushion? Ini 3 Rekomendasi Merek Lokal Pilihan Dokter Tirta
-
15 Kata-kata Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 448 H, Cocok untuk Caption dan Story WhatsApp
-
Dari Kantor hingga Hangout, Tren Fashion Versatile Kian Digemari Perempuan Urban
-
Mengapa Membuat Kerajinan dari Kain Bekas Bisa Membantu Memahami Krisis Lingkungan?
-
Jadwal Piala Dunia 16-17 Juni 2026 sesuai WIB, Ada Prancis dan Argentina
-
Parfum Fres yang Paling Wangi dan Tahan Lama Warna Apa? Ini 3 Varian Favorit dengan Ulasan Positif
-
16 Juni 2026 Libur Apa? Ini Panduan Cuti dari Pemerintah
-
Patakbanteng Buktikan Bahwa Pariwisata Berkelanjutan Tidak Harus Korbankan Desa: Bagaimana Caranya?