Suara.com - Baru-baru ini, nama Yos Suprapto sedang mencuri perhatian publik usai lukisannya viral. Lantas siapa Yos Suprapto? Bagi yang ingin mengenal sosoknya, berikut ini profil dan rekam jejak Yos Suprapto.
Diketahui bahwa Yos Suprtapto merupakan seorang Seniman yang baru-baru ini menggelar pameran lukisan bertajuk “tunggal 'Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan' di Galeri Nasional Indonesia”.
Namun Pemrannya harus dibatalkan di Galeri Nasional karena beberapa lukisannya dinilai kontroversial. Sampai saat ini, masih belum diketahui pameran lukisan Yos Suprapto kapan akan kembali dibuka.
Seiring lukisannya yang kontroversial yang membuat pamerannya dibatalkan, mari simak berikut ini profil dan rekam jejak Yos Suprapto yang dilansir dari berbagai sumber.
Profil dan Rekam Jejak Yos Suprapto
Yos Suprapto merupakan seniman atau perupa senior asal Yogyakarta yang aktif melukis sejak 1970-an. Ia menggelar pameran tunggal pertama kali tahun 1994 di TIM (Taman Ismail Marzuki). Adapun pameran tersebut bertajuk “Bersatu dengan Alam”.
Dalam setiap karyanya, Yos Suprapto seringkali mengangkat tema tenang isu sosial, budaya, hingga politik. Pada 2001, Yos menggelar pameran tunggal bertajuk "Barbarisme: Perjalanan Anak Bangsa" di Galeri Nasional Indonesia.
Lalu pada tahun 2005, Yos kembali menggelar pameran tunggal yang bertajuk "Republik Udang". Pameran yang digelar di Tembi Gallery, Yogyakarta, ini mengangkat tema isu sosial serta korupsi di lingkungan birokrasi.
Kemudian pada tahun 2017, Yos kembali menggelar pameran yang bertajuk “Arus Balik Cakrawala". Pameran yang di Galeri Nasional Indonesia ini mengangkat tema tenaga evaluasi mendalam akan perjalanan budaya bangsa, khususnya budaya maritime.
Nah pada tahun 2024 ini, Yos juga mencoba untuk kembali menggelar pameran tunggal dengan tajuk “tunggal 'Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan' di Galeri Nasional Indonesia”. Pameran ini dijadwalkan berlangsung tanggal 19 Desember 2024 hingga 19 Januari 2025.
Baca Juga: Rekam Jejak Fadli Zon, Menteri Kebudayaan yang Dinilai Yos Suprapto Tak Paham Bahasa Budaya
Namun, pameran tunggal tersebut sementara harus ditunda atau dibatalkan. Adapun alasan dibatalkannya pameran tersebut karena Suwarno Wisetrotomo selaku curator Galeri Nasional Indonesia tidak berkenal dengan beberapa lukisan Yos.
Menurut Suwarno, beberapa lukisan Yos tidak mencerminkan tema yang disediakan oleh Galeri Nasional Indonesia. Sampai saat ini, belum diketahui kapan pameran tunggal Yos Suprapto akan kembali digelar.
Demikian ulasan mengenai profil dan rekam jejak Yos Suprapto, perupa senior yang baru-baru ini sedang mencuri perhatian publik karena beberapa lukisannya yang kontroversial. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Terpopuler: Nama Ayah Kandung Syifa Hadju Terungkap, Pilihan Cushion Tahan Keringat
-
4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural