Suara.com - Akademisi kondang Rocky Gerung kini menuding Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebagai salah satu pihak yang ikut andil dalam pembredelan pameran lukisan Yos Suprapto di Galeri Nasional, Jakarta.
Publik sontak mempertanyakan bayaran alias honor Rocky Gerung sehingga ia tak takut menyenggol Fadli Zon yang bukan merupakan orang sembarangan.
Sebelumnya, Fadli Zon sempat setuju bahwa beberapa lukisan Yos Suprapto terlampau vulgar dan tak layak ditampilkan di depan publik.
Rocky sebagai 'teman dekat' Fadli Zon sontak menyayangkan pernyataan terkait vulgarnya lukisan Yos Suprapto.
Fadli Zon dinilai terlalu mengekang para seniman untuk menghasilkan karya-karya kebudayaan. Tak cukup di situ, Rocky Gerung menilai ada ketakutan yang sifatnya politis dari pernyataan Fadli Zon.
"Kelihatannya Menteri Kebudayaan itu ragu untuk memberi sinyal bahwa saya Menteri Kebudayaan, saya pro pada kebudayaan. Bukan saya Menteri Kebudayaan lalu saya mulai mengendalikan kebudayaan," tegas Rocky Gerung via konten Youtube pribadinya, Minggu (22/12/2024).
"Tapi dia seolah-olah dibayang-bayangi oleh ketakutan dia sendiri yang seharusnya bebas dia ucapkan sebagai Menteri Kebudayaan," lanjut Rocky.
Lantas kembali ke pertanyaan, berapa honor yang diterima Rocky Gerung sebagai seorang pembicara dan akademisi?
Rocky terima ratusan juta hingga fasilitas mewah
Rocky Gerung disinyalir bisa menerima ratusan juta untuk sekali tampil di layar kaca dan memberikan pandangannya terkait berbagai isu publik.
Dosen filsafat asal Manado, Sulawesi Utara ini bisa menerima honor ratusan juta Rupiah dan juga berbagai fasilitas bergengsi. Adapun Rocky Gerung menjadi salah satu tamu 'langganan' di Indonesia Lawyers Club (ILC).
Honor atau bayaran manggung di ILC sebelumnya pernah dibocorkan oleh Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD.
Mahfud melalui unggahannya di media sosial sempat membocorkan bahwa pembicara ILC bisa mendapat tiket pesawat dan penginapan jika datang dari luar kota.
"Kalau di ILC ditambah dengan ticket pesawat dan penginapan bagi narsum yang dari luar kota,” beber Mahfud MD.
Main saham dan dapat adsense
Berita Terkait
-
Silsilah Keluarga Fadli Zon, Putra Minang yang Disemprot Keras Yos Suprapto: Tak Layak Jadi Menteri Kebudayaan!
-
Bawa Truk, Yos Suprapto Bersiap Kemasi Lukisannya di Galeri Nasional, Tunggu Kunci dari GNI
-
Yos Suprapto Buka Suara Soal Pameran Lukisannya Batal Digelar di Galeri Nasional: Kita Sepakat Untuk...
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan