Suara.com - Menguasai algoritma Google bukan perkara yang mudah. Kamu perlu memiliki trik tertentu, terutama jika website-mu ingin melesat di halaman pertama.
Google menilai website berdasarkan otoritas dan kepercayaan. Semakin banyak website berkualitas yang ngasih link ke website kamu, maka semakin tinggi otoritas website di mata Google.
Jenis-jenis Backlink yang Wajib Kamu Ketahui
Jangan asal beli backlink, ya! Ada banyak jenis backlink, dan kualitasnya beda-beda. Pilih yang berkualitas, biar gak sia-sia duit kamu.
* Backlink dari Website Otoritas Tinggi (High Authority): Ini adalah jenis backlink paling berharga. Bayangin, website kamu direkomendasiin sama website terkenal dan terpercaya. Google langsung angkat topi! Contohnya, backlink dari situs berita ternama, blog populer, atau forum diskusi yang banyak penggunanya. Biasanya, harga backlink jenis ini lebih mahal, tapi sebanding kok sama hasilnya.
* Backlink dari Website Relevan: Jangan asal beli backlink dari website sembarangan. Pastikan website tersebut relevan dengan niche website kamu. Misalnya, kalau website kamu tentang kuliner, beli backlink dari website tentang makanan atau resep masakan. Google lebih menghargai backlink yang relevan, karena dianggap lebih natural dan berkualitas.
* Backlink dari Guest Posting: Ini cara yang cukup efektif dan natural. Kamu nulis artikel di website lain, terus di artikel tersebut kamu sertakan link ke website kamu. Pastikan website yang kamu pilih punya otoritas yang cukup tinggi dan relevan dengan niche kamu.
* Backlink dari Directory: Ada banyak directory website yang bisa kamu manfaatkan. Daftar website kamu di directory yang relevan dan berkualitas. Tapi, jangan asal daftar ya! Pilih directory yang punya reputasi bagus dan banyak pengunjung.
* Backlink dari Sosial Media: Meskipun gak sekuat backlink dari website, backlink dari social media juga bisa membantu meningkatkan peringkat website kamu. Bagikan artikel kamu di berbagai platform social media, dan sertakan link ke website kamu.
Baca Juga: Bermarkas di Apartemen Jakbar, Sindikat Ini Bobol Website Pemerintah buat Iklan Judi Online
Hindari Jebakan Batman!
Beli backlink memang menggiurkan, tapi hati-hati! Ada banyak jebakan batman yang bisa bikin website kamu kena penalty dari Google.
* Backlink dari Website Spam: Jangan pernah beli backlink dari website yang penuh spam. Google langsung curiga kalau website kamu terlibat dalam praktik black hat SEO. Website kamu bisa di-banned, lho!
* Backlink dari PBN (Private Blog Network): PBN adalah jaringan blog yang dibuat khusus untuk menghasilkan backlink. Meskipun terlihat menguntungkan, Google sudah sangat pintar mendeteksi PBN. Jangan coba-coba, ya!
* Backlink yang Terlalu Banyak dalam Waktu Singkat: Google curiga kalau kamu tiba-tiba dapet banyak backlink dalam waktu singkat. Ini terlihat tidak natural dan bisa bikin website kamu kena penalty. Beli backlink secara bertahap dan natural.
* Backlink dari Website yang Tidak Relevan: Beli backlink dari website yang relevan dengan niche website kamu. Backlink dari website yang tidak relevan malah bisa merugikan website kamu.
Berita Terkait
-
Transformasi Digital, DPLK BNI Hadir dengan Website Baru
-
15 Website Lowongan Kerja Australia Terpercaya dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Daftar Website Berguna untuk Para Pencari Kerja: Mulai dari Lowongan Kerja Sampai Upgrade Skill
-
Bijak Pilkada Luncurkan Website, Bantu Gen-Z yang Masih Bingung Tentukan Pilihan
-
Lebarkan Sayap Karier, Ini 5 Website Resmi Untuk Cari Kerja di Luar Negeri
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI
-
Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang
-
Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi
-
Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok
-
Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung