Suara.com - Sebentar lagi perayaan Imlek akan tiba. Pada momen ini, masih ada sejumlah orang-orang yang bertanya-tanya, bolehkah potong rambut sebelum Imlek? Nah untuk mengetahuinya, simak berikut ini penjelasannya.
Diketahui bahwa Hari Raya Imlek dikenal juga sebaga Tahun Baru Cina, yakni perayaan yang dirayakan oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia untuk menyambut tahun baru berdasarkan kalender lunar Tionghoa.
Imlek adalah salah satu perayaan terbesar dalam budaya Tionghoa, yang juga dikenal dengan nama Festival Musim Semi atau Chunjie di China. Imlek dirayakan 1 bulan pertama dalam kalender lunar Tionghoa, yang bervariasi setiap tahunnya dalam kalender Gregorian.
Tahun ini, perayaan Imlek jatuh pada tanggal 29 Januari 2025 (hari Rabu). Dalam kalender Pemerintah, perayaan Imlek tersebut masuk dalam daftar tanggal merah hari libur Nasional tahun 2025.
Menyambut datangnya Imlek, masyarakat Tionghoa pun ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin. Namun ada sejumlah orang yang masih bingung, bolehkah potong rambut sebelum Imlek? Untuk selengkapnya, simak berikut ini penjelasannya.
Bolehkah Potong Rambut Sebelum Imlek?
Dalam tradisi Tionghoa, ada beberapa kepercayaan terkait potong rambut sebelum Imlek. Secara umum, potong rambut sebelum Imlek dianggap tidak disarankan oleh sebagian orang karena beberapa alasan, antara lain:
- Kepercayaan akan rezeki
Beberapa orang percaya bahwa memotong rambut sebelum Imlek bisa "memotong" rezeki atau keberuntungan yang akan datang di tahun baru. Mereka berpendapat bahwa rambut dianggap sebagai simbol keberuntungan.
Itulah mengapa, beberapa masyarakat Tionghoa percaya bahwa jika memotong rambut sebelum datangnya perayaan Imlek maka dapat mengurangi keberuntungan maupun rezeki di tahun yang baru.
- Hormat kepada leluhur
Ada pula keyakinan bahwa memotong rambut sebelum Imlek dianggap tidak sopan atau kurang menghormati leluhur. Oleh karena itu, banyak orang lebih memilih untuk menunggu setelah perayaan Imlek baru mereka memotong rambut.
Baca Juga: Makna Kue Keranjang yang Selalu Dihadirkan Saat Tahun Baru Imlek
Namun, ini semua adalah kepercayaan dan tradisi yang sifatnya tidak wajib dan bisa berbeda-beda tergantung pada pandangan masing-masing orang atau keluarga. Beberapa orang mungkin tidak mempercayai hal tersebut dan tetap potong rambut jika memang diperlukan.
Demikian penjelasan mengenai bolehkah potong rambut sebelum Imlek atau tidak menurut kepercayaan atau tradisi Tionghoa. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Serial Hollywood 'Reacher' Tayang di Mana? Ini Peran Agnez Mo dan Anggun C Sasmi
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital