Lifestyle / Food & Travel
Rabu, 15 Januari 2025 | 19:32 WIB
Presiden ke-7 RI, Jokowi bertemu Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X di Keraton Kilen Yogyakarta, Rabu (15/1/2025). (Dok. Humas Pemda DIY)

Keraton Yogyakarta adalah simbol budaya dan tradisi yang masih hidup, sekaligus tempat tinggal Sultan dan abdi dalem yang menjalankan kehidupan sehari-hari dengan adat istiadat yang diwariskan turun-temurun.

5. Kesetiaan Abdi Dalem  

Abdi dalem adalah lambang pengabdian tulus, rela mengorbankan waktu dan keuntungan pribadi demi kepentingan kerajaan.

6. Seragam Khas Abdi Dalem Perempuan  

Seragam khusus abdi dalem perempuan disebut peranakan, yang melambangkan kesetaraan di antara mereka. Penggunaan alas kaki dan perhiasan dilarang.

7. Hubungan Filosofis dengan Malioboro  

Jalan Malioboro dipercaya sebagai sumbu filosofis yang menghubungkan Tugu, Keraton, dan Panggung Krapyak, menggambarkan perjalanan manusia dari kelahiran hingga akhirat.

serba-serbi Keraton Klien (Instagram/jogjaistimewa)

Daya Tarik Wisata Keraton Yogyakarta

Keraton Kilen Yogyakarta adalah simbol keagungan yang dirancang oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I, menampilkan kekayaan budaya Jawa dan sejarah yang bernilai tinggi. Berikut adalah beberapa daya tarik yang menjadikan kunjungan ke Keraton Yogyakarta begitu istimewa:

Baca Juga: Tanpa Keluarga, Jokowi Temui Sri Sultan HB X di Keraton Yogya, Ada Apa?

1.Kemegahan Arsitektur Jawa  

Keraton Yogyakarta menunjukkan keindahan arsitektur Jawa yang otentik, dirancang oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I. Bangunan seperti Gedhong dan Tratag mencerminkan kejayaan masa silam dengan nuansa Jawa yang kuat.

2.Koleksi Sejarah yang Bernilai  

Keraton memiliki ruangan pameran yang menyimpan berbagai benda bersejarah. Beberapa koleksi ini bahkan masih digunakan dalam kehidupan sehari-hari, memperlihatkan kontinuitas tradisi.

3.Bangsal Sitihinggil  

Bangsal Sitihinggil adalah tempat singgasana Sri Sultan Hamengkubuwono sekaligus pusat acara resmi. Bangsal ini memperlihatkan keindahan budaya Jawa yang megah.

4.Keunikan Tanah Keraton  

Salah satu daya tarik utama adalah tanah yang digunakan di lingkungan Keraton Yogyakarta. Tanah ini berasal dari pasir Pantai Selatan Parangtritis, memberikan sentuhan keunikan tersendiri.

5.Kedhaton, Pusat Kehidupan Istana  

Sebagai pusat kekuasaan, Kedhaton menggambarkan kehidupan istana yang otentik. Area ini mencakup bagian seperti Keraton Kilen, Keputren, Gedhong Prabayekso, Bangsal Kencana, Bangsal Manis, dan Bangsal Kesatriyan, yang semuanya kaya akan nilai sejarah.

6.Museum Kereta Kerajaan  

Museum Kereta menyimpan lebih dari 23 koleksi kereta kuda, memberikan wawasan mendalam tentang sarana transportasi pada masa kerajaan. Koleksi ini mencerminkan kemegahan dan kekayaan budaya kerajaan.

7.Taman Sari yang Eksotis  

Dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1757, Taman Sari menggabungkan unsur arsitektur Jawa dan Portugis. Awalnya, tempat ini digunakan sebagai area perlindungan sekaligus hiburan bagi keluarga kerajaan.

Dengan semua pesona yang dimiliki, Keraton Yogyakarta menawarkan pengalaman yang mengungkap kekayaan sejarah dan budaya Jawa. 

Jam Operasional Keraton Yogyakarta

  • Kedhaton: Selasa-Minggu, pukul 08.00-14.00 WIB.  
  • Museum Kereta: Selasa-Minggu, pukul 09.00-15.00 WIB.  
  • Taman Sari: Setiap hari, pukul 09.00-15.00 WIB.

Keraton Kilen Yogyakarta tidak hanya mencerminkan keagungan masa lalu tetapi juga menawarkan pengalaman budaya dan sejarah yang mendalam bagi para pengunjung. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Load More