Suara.com - Ria Ricis rela menggelontorkan jutaan Rupiah demi menyekolahkan sang anak, Moana yang kini telah menginjak tingkat preschool alias PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).
Diketahui putri Ria Ricis dan Teuku Ryan tersebut menempuh pendidikan dini di The Independent School of Jakarta, Jakarta Selatan.
Konon, orang tua yang ingin menyekolahkan sang anak di The Independent School of Jakarta harus menggelontorkan uang Rp4,5 juta untuk pendaftaran, Rp15,7 juta untuk biaya pendidikan, dan sumbangan modal senilai Rp52,27 juta per tahun.
Harga tersebut tentu sebanding dengan pembelajaran yang diberikan. Sebab, The Independent School of Jakarta punya kurikulum yang terintegrasi dengan berbagai sekolah di Inggris.
The Independent School of Jakarta juga dilengkapi berbagai fasilitas untuk menunjang pertumbuhan anak, dari ruang kelas yang super mewah hingga berbagai arena olahraga.
Pilihan Ria Ricis tersebut selain didasari karena rasa sayang, juga karena ia melihat pentingnya PAUD bagi pertumbuhan Moana. Lantas, seberapa pentingnya PAUD untuk seorang anak?
Jadi Penentu Perkembangan Anak di Masa Depan
Ada segudang manfaat dari menyekolahkan anak sejak dini di sekolah PAUD.
Mengutip penjelasan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng dalam situs resmi mereka, PAUD menjadi penentu perkembangan anak di masa depan.
Baca Juga: Berapa Nafkah Anak Teuku Ryan? Ria Ricis Spill Sebulan Habis Rp30 Juta Lebih buat Pendidikan Moana
Memberikan anak akses pendidikan sejak dini bisa melatih anak untuk membangun fondasi alias dasar kemampuan ia belajar. PAUD bisa menjadi wadah bagi anak untuk melatih dasar kognitif, sosial, emosional, dan motorik sehingga mereka akan sangat terbantu untuk belajar di kemudian hari.
Selain itu, PAUD juga sangat bermanfaat mengembangkan keterampilan anak secara sosial dan emosional. Anak bisa berlatih untuk bergaul dengan sesama dan punya teman baru ketika masuk PAUD.
Lambat laun anak bisa belajar norma sosial yang berlaku di masyarakat melalui berbagai interaksi bersama teman-temannya.
Sekolah PAUD juga memberikan stimulasi bagi sang anak untuk mengembangkan kemampuan kognitif. Anak akan lebih peka dengan lingkungannya dan bisa menyelesaikan masalah-masalah dasar.
PAUD juga menjadi wadah bagi anak untuk melatih berbahasa sehingga ia bisa dengan mudah belajar untuk mengekspresikan gagasan atau ide yang mereka miliki.
Terakhir, PAUD dapat mempersiapkan anak untuk menerima pengetahuan di jenjang selanjutnya yakni sekolah dasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Rangkaian Skincare Skintific untuk Hempas Flek Hitam dan Kerutan Usia 50 Tahun
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Kapan Dibuka? Cek Jadwal Pemesanan dan Tanggal Keberangkatan
-
Terpopuler: Shio yang Beruntung di Pekan Terakhir Januari, Harga Tiket Kereta Lebaran 2026
-
Bukan Sekadar Koleksi: Collectible Card Bisa Jadi Media Belajar dan Bermain
-
Berapa Harga Lipstik Dior? Simak 13 Varian dan Harganya
-
Transisi dari Kerja 9-5 ke Remote Work: Konsultasi Karir untuk Office Workers
-
Siapa Paling Hoki? Ini Daftar 5 Shio Beruntung dan Makmur di 27 Januari 2026
-
7 Rekomendasi Sunscreen Terbaik untuk Anak-Anak, Main di Luar Jadi Tenang
-
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
-
Belanja Sambil Selamatkan Bumi: Daur Ulang Plastik Jadi Gaya Hidup di Bali