Suara.com - Eks Wakil Menteri ATR/BPN, Raja Juli Antoni akhirya angkat bicara mengenai pagar laut di Tangerang.
Raja Juli yang sekarang menjabat sebagai Menteri Kehutanan (Menhut) itu awalnya menyampaikan dukungannya terhadap penyelesaian masalah sertifikat, terutama yang berkaitan dengan pagar laut.
Dia kemudian mengungkapkan jika penerbitan SHGB di wilayah pagar laut tanpa sepengatahuan Kementerian ATR/BPN. Sebab, jika mengacu pada Permen 16 tahun 2022, terutama Pasal 12 penerbitan sertifikat merupakan wewenang Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kabupaten Tangerang.
"Saya haqqul yaqin pernerbitan sertifikat-sertifikat tersebut di luar pengetahuan menteri, wamen dan para pejabat di kementerian," kata Raja belum lama ini.
Kakantah memiliki wewenang untuk menerbitkan sertifikat tanah dan setiap tahunnya kurang lebih ada 6-7 juta yang sudah diterbitkan di seluruh Indonesia. Raja Juli Antoni menilai, pembatasan yang dilakukan Kakanwil Banten sudah tepat.
Profil dan Kekayaan Raja Juli Antoni
Pria kelahiran 13 Juli 1977 itu merupakan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sebelum bergabung dengan partai pimpinan Kaesang Pangarep, dia lebih dulu menjadi anggota PDIP.
Karier Raja Juli cukup mentereng di politik nasional pada 2022 saat diangkat menjadi Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia.
Melansir dari laporan LHKPN KPK pada 31 Desember 2024, Raja Juli memiliki kekayaan Rp11.259.473.820 atau Rp11,2 miliar. Harta tersebut terdiri dari aset tanah dengan nilai total Rp8.729.585.000.
Baca Juga: Disebut ODGJ Gegara Cabut Pagar Laut, Said Didu: Saya Sakit Hati Sama...
Aset tanah tersebut terdiri dari dua petak tanah dan bangunan di Bekasi. Kemudian dua bangunan di kota yang sama, serta empat petak tanah dan bangunan di Tangerang Selatan. Dia juga memiliki sepetak tanah dan bangunan di Jakarta Selatan serta sebidang tanah di Tangerang Selatan.
Raja Juli juga memiliki aset alat transportasi dan mesin senilai Rp536.100.000 dengan rincian Nissan XTrail tahun 2014, Ford Fiesta tahun 2014, Toyota Innova 2018, dan sepeda motor Honda Supra Fit 2005.
Dia memiliki harta bergerak senilai Rp681.750.000, lalu surat berharga Rp86.000.000, serta kas dan setara kas Rp3.106.826.820. Raja Juli punya utang Rp1.880.788.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara