Suara.com - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando kembali menuai sorotan karena mempertanyakan manfaat menghafal Al-Quran pada era digital.
Hal itu dilontarkan oleh Ade Armando dalam perbincangannya dengan Kamila Hakimah. Menurutnya, kemampuan menghafal Al-Quran bukan menjadi prioritas lagi.
"Kalau zaman sekarang, orang masih menghapal Al-Quran, itu manfaatnya apa? Kalau gitu, sekarang itu menjadi tidak relevan lagi atau tidak menjadi sebuah kebutuhan yang prioritas untuk memiliki para penghapal," ujarnya seperti dikutip dari YouTube Cokro TV yang dibagikan ulang akun @lambegosiip.
Akademisi ini juga mengatakan cukup dengan beberapa klik di internet, ayat yang dicari bisa mudah ditemukan.
"Karena kayak Anda aja tadi kan, begitu Anda lupa, Anda langsung klik-klik-klik, keluar. Si Ali Imran, si Al-Ma'idah, si Azoz Zaria, dan segala macam," ucapnya.
"Jadi what is the purpose, apa manfaatnya bahwa ada banyak orang di Indonesia ini, di seluruh dunia, menghapalkan Al-Quran?," sambung Ade Armando.
Blunder-nya kembali menuai kontroversi, lantas seperti apa riwayat pendidikan Ade Armando?
Pendidikan Ade Armando
Baca Juga: Sebut Hapalan Al-Qur'an Tak Ada Manfaatnya, Ade Armando Pernah Ditegur Kaesang Pangarep
Ade Armando merupakan politikus kelahiran Jakarta, 24 September 1961. Ade diketahui mendapatkan gelar Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Indonesia (UI).
Ia juga pernah mengenyam pendidikan master di Florida State University, Amerika Serikat dan lulus pada 1991. Ade meraih gelar Master of Science dalam population studies.
Kemudian, Ade Armando melanjutkan pendidikan S3 di Universitas Indonesia dan meraih gelar Doktor pada 2006.
Setelah lulus S1, Ade Armando sempat berkarier sebagai wartawan majalah Prisma pada 1988-1989. Setelah itu, Ade menjadi Redaktur Penerbit Buku LP3ES pada 1991-1993.
Ade juga pernah berkarier sebagai peneliti dan Manajer Riset Media Tylor Nelson Sofres pada 1998-1999.
Ade Armando juga aktif menjadi pegiat media sosial dengan merespons berbagai isu. Namun, tak jarang pernyataannya menjadi kontroversi.
Berita Terkait
-
Sebut Hapalan Al-Qur'an Tak Ada Manfaatnya, Ade Armando Pernah Ditegur Kaesang Pangarep
-
Detik-Detik Ade Armando Sebut Hafalan Alquran Tak Ada Manfaatnya
-
Ade Armando Pertanyakan Manfaat Hafalan Al-Quran, Pendapatnya Bikin Geger Tuai Kontroversi Lagi
-
Kontroversi Ade Armando yang Sebut Hafal Al Quran Tak Bermanfaat, Pernah Hina Anies Baswedan
-
Beberapa Titik di Jakarta Banjir, Netizen 'Rindu' Hujatan Politisi PSI ke Anies
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
5 Bedak Padat Wardah Untuk Menutupi Flek Hitam, Harga Murah Coverage Juara
-
5 AC Portable Terbaik untuk Kamar Kos yang Hemat Energi, Nggak Perlu Instalasi Ribet!
-
5 Rekomendasi Kulkas Dengan Watt Kecil Terbaik 2026, Efisien untuk Jangka Panjang
-
Terancam Mau Diblokade Iran, Laut Merah Ada di Negara Mana?
-
Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
-
Persiapan El Nino Godzilla: Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya untuk Pelajar Cewek dan Cowok
-
Belum Kelar Skandal Mahasiswa Hukum UI, Muncul Isi Chat Mesum Diduga Guru Besar Unpad