Suara.com - Kasus pelecehan seksual verbal yang dilakukan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) masih menjadi sorotan publik. Belum tuntas masalah tersebut, baru-baru ini ada hal serupa tidak kalah heboh viral di media sosial.
Laman media sosial kembali dikejutkan dengan tersebarnya cuplikan video Orkes Semi Dangdut (OSD) dari Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) Institut Teknologi Bandung (ITB), yang terindikasi adanya dugaan pelecehan seksual. Potongan video berisikan penampilan OSD HMT ITB yang memuat lirik-lirik lagu Erika dan 25 Karat.
Lirik lagu Erika dan 25 Karat mengandung unsur seksis objektivikasi pada perempuan, yang mana wanita sebagai objek saja, bukan sebagai manusia utuh.
Lirik tersebut dianggap sensitif terhadap norma saat ini, dalam video viral terlihat sekelompok mahasiswa menyanyikan lagu itu bersama-sama di atas panggung.
Padahal maknanya sangat merendahkan perempuan serta mempunyai nuansa seksual yang tidak sesuai, apalagi dinyanyikan dalam lingkungan akademik.
Lirik Lagu Erika yang Dibuat Tahun 1980-an
Berikut lirik lagu Erika yang disebut telah mencederai keanggunan lingkungan akademik serta mengandung unsur pelecehan.
Pengalaman tak terlupa, Waktu aku mahasiswa
kecantol di Surabaya, janda muda nama Erika
Erika buka celana, diam diam main gila
sambal bawa botol fanta, siapa mau boleh coba
ooohhhh... goyang Erika luar biasa.....
ooohhhh... lebar pinggulnya hamper sedepa.....
bila disenggolanya celana pasti terbuka
walau sudah janda sempitnya masih terasa
Baca Juga: Puan Maharani Meradang! Kecam Skandal Pelecehan Seksual di UI, IPB, dan ITB
pagi-pagi Erika mandi, lenggak-lenggok di pinggir kali
kagetku setengah mati, lihat barang kayak serabi
ooohhhh... goyang Erika luar biasa.....
ooohhhh... lebar pinggulnya hamper sedepa.....
bila disenggolanya celana pasti terbuka
walau sudah janda sempitnya masih terasa
ooohhhh... goyang Erika luar biasa.....
ooohhhh... lebar pinggulnya hamper sedepa.....
bila disenggolanya celana pasti terbuka
walau sudah janda sempitnya masih terasa
ha ha ha ha ... ha hi hi hi hi ... hi anunya kegedean
ha ha ha ha ... ha hi hi hi hi ... hi anunya kesempitan
ha ha ha ha ... ha hi hi hi hi ... hi anunya kegedean
ha ha ha ha ... ha hi hi hi hi ... hi anunya kesempitan
HMT ITB Menyampaikan Permohonan Maaf
Lagu Erika sendiri bukan karya masa kini, namun sudah menjadi tradisi internal HMT ITB sejak tahun 1980-an, bahkan sudah dinyanyikan lintas generasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan