Data mengenai banyaknya jumlah suku di Indonesia pertama kali diketahui melalui Sensus Penduduk (SP) 1930 yang dilakukan oleh Pemerintah Belanda.
Kemudian, sensus tersebut pernah terhenti ketika di era orde baru, hingga akhirnya kembali dilakukan oleh BPS melalui SP2000 dan dilanjutkan pada SP2010.
Kemudian, cara mengetahui suku seseorang bisa dengan mengidentifikasi pada keturunan, bahasa, kebiasaan hidup, hubungan kekerabatan, atau bahkan unsur politik.
Maka, mengetahui suku seseorang biasanya dilakukan dengan survei yang berisi beberapa pertanyaan sehingga memudahkan dalam analisis data untuk menentukan suku tertentu.
Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai lembaga yang bertugas menyediakan data statistik untuk pemerintah dan masyarakat terus melakukan pengembangan dalam mengidentifikasi suku di Indonesia.
Salah satunya adalah bekerja sama dengan Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS) pada tahun 2013 yang hasilnya dapat digunakan untuk klasifikasi dan menganalisis data suku yang ada di Indonesia.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik
-
Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia
-
Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!
-
Update Harga HP Lipat dari Berbagai Merek, Mana Paling Murah dan Worth It?
-
SeaBank Bukukan Laba Rp749,26 Miliar pada Semester I 2026, Apa Pendorongnya?
-
Perpres Ojol Ditargetkan Terbit Akhir Agustus atau Awal September
-
Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital
-
Pengamat Sebut 2029 Jadi Penentu Nasib Dinasti Politik Jokowi: Kalau PSI Gagal, Wassalam!
-
Pertamina Pastikan Pasokan BBM NTT Aman Usai Gempa, 11 Truk Tangki Dikirim via Kapal Feri