Suara.com - Sederet siswa dari SMAN 1 Mempawah, Kalimantan Barat dan SMKN 2 Surakarta kompak menggelar demo terhadap pihak sekolah. Usut punya usut, para siswa dari kedua sekolah tersebut punya keluhan yang sama yakni pihak sekolah dinilai lalai dan tak sempat mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Kelalaian tersebut berujung ke hilangnya peluang siswa SMAN 1 Mempawah dan SMKN 2 Surakarta untuk kuliah. Pasalnya, kegagalan mengisi PDSS berarti para siswa kedua sekolah tersebut tak bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP 2025.
Penutupan pengisian PDSS diketahui telah ditutup pada 31 Januari 2025 lalu dan kedua belah pihak sekolah gagal mengunggah data sebelum tenggat waktu.
Lantas, apa itu PDSS? Bagaimana prosedur pendaftaran SNBP dari pengisian data PDSS oleh sekolah hingga pendaftaran dari pihak siswa?
Mengenal PDSS: Data nilai siswa yang dilaporkan ke panitia SNBP
PDSS meliputi data prestasi dan performa siswa selama ia menempuh tiga tahun pembelajaran di tingkat SMA.
Data yang dihimpun berupa nilai dari setiap mata pelajaran hingga prestasi akademik dan nonakademik apa saja yang telah ditorehkan oleh siswa tersebut.
Pihak sekolah harus melakukan input data secara akurat sesuai dengan laporan nilai siswa yang tercantum di rapor.
Jika terjadi kesalahan atau ketidaksesuaian, maka data siswa yang bersangkutan tak valid dan berujung ke ia gagal melaju ke SNBP.
Baca Juga: Daftar Kampus dengan Daya Tampung Terbanyak SNBP 2025
Selain data PDSS, sekolah juga punya tugas tambahan untuk melakukan verifikasi data ke Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek.
Pengisian PDSS oleh pihak sekolah
Sesuai dengan informasi yang disediakan oleh pihak panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), berikut prosedur dan tata cara pengisian PDSS oleh pihak sekolah:
- Sekolah melakukan verifikasi data sekolah melalui situs pdss.ltmpt.ac.id,
- Login ke akun LTMPT yang telah terdaftar,
- Isi data sekolah di kolom yang tersedia,
- Jika ada data yang belum sesuai, segera lakukan verifikasi dan validasi data di vervalsp.data.kemendikbud.go.id,
- Lakukan finalisasi data untuk mengunci pengisian data sekolah,
- Isi data siswa dengan file berformat CSV,
- Buat pilihan kurikulum dan isi data terkait mata pelajaran, KKM, dan jumlah jam pelajaran untuk semua jenjang, jurusan, dan jenis program
- Lakukan finalisasi data untuk mengunci pengisian data siswa,
- Unggah nilai siswa dengan file berformat CSV,
- Lakukan finalisasi nilai siswa
Tahapan pendaftaran SNPB oleh siswa
Setelah pihak sekolah menyelesaikan pengisian PDSS, maka siswa dapat mendaftar SNPB secara mandiri melalui tautan https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id./
Siswa juga diminta untuk melakukan pendaftaran sesuai dengan tata cara sebagai berikut:
- Masuk ke laman tautan dan lakukan pendaftaran akun
- Pilih 'Daftar Akun Siswa'
- Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan tanggal lahir dengan benar,
- Masukan email atau surel aktif,
- Lakukan verifikasi email melalui pesan yang telah dikirimkan ke kotak masuk email yang telah didaftarkan,
- Klik tautan yang tersedia untuk aktivasi akun,
- Masuk kembali ke laman SNPB,
- Masukan seluruh data yang diminta sesuai dengan kolom data,
- Periksa kembali data yang telah diisi di kolom masing-masing,
- Lakukan finalisasi 'Simpan Permanen' untuk mengunci data akun mulai 1 Februari 2025,
- Unduk bukti permanen dan simpan baik-baik
- Pilih program studi yang diinginkan dengan ketentuan:
- Jika memilih dua prodi, salah satu harus berada di PTN dalam provinsi yang sama dengan sekolah asal,
- Khusus siswa dari Papua, jika memilih dua prodi, salah satunya harus berada di PTN yang berlokasi di Papua,
- Jika hanya memilih satu prodi, boleh dari PTN di provinsi mana pun.
- Setelah menentukan pilihan, tekan 'Simpan semua pilihan' untuk mengamankan data
- Isi portofolio karya untuk peserta yang memilih program studi di bidang seni atau olahraga
- Isi prestasi yang telah dicapai oleh peserta (bersifat opsional),
- Lakukan finalisasi data.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial
-
3 Zodiak Paling Cocok Jadi Pasangan Scorpio untuk Komitmen Jangka Panjang
-
Flag Football, Olahraga Baru dari Amerika yang Mulai Dilirik Anak Muda Indonesia, Apa Menariknya?
-
5 Zodiak yang Dianggap Red Flag untuk Diajak Berteman dan Jalin Hubungan
-
4 Masker Wajah Indomaret untuk Atasi Jerawat dan Cerahkan Kulit Wajah
-
Urutan Skincare Pagi Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
Hukum Membekukan Sel Telur dalam Islam, Boleh atau Tidak? Begini Penjelasannya
-
Profil Mirwan Suwarso, Pria Indonesia yang Sukses Sulap Como 1907 Jadi Raksasa Baru Italia
-
5 Tanaman yang Tidak Boleh Ditanam di Depan Rumah Menurut Fengshui
-
Mineral Sunscreen untuk Kulit Apa? Cek 5 Pilihan dengan Perlindungan Maksimal