Suara.com - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) adalah jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru ke perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia.
Jalur ini diperkenalkan pada tahun 2021 sebagai pengganti SNMPTN dan bertujuan untuk memilih siswa-siswa berprestasi dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia.
Karakteristik SNBP
- Kriteria Seleksi: SNBP menilai prestasi akademik siswa melalui nilai rapor dan prestasi non-akademik, seperti keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler.
- Proses Pendaftaran: Calon mahasiswa harus melakukan registrasi melalui portal resmi, dan memenuhi syarat yang ditentukan oleh masing-masing PTN.
- Tahapan Seleksi: Seleksi biasanya melibatkan penilaian nilai rapor, dan tidak ada ujian tertulis, berbeda dengan jalur SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes).
SNBP diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada siswa yang memiliki prestasi tinggi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi tanpa harus mengikuti ujian seleksi yang ketat.
Pendaftaran SNBP UGM 2025 akan ditutup pada 18 Februari 2025. Sedangkan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 18 Maret 2025. Berikut rangkuman nilai rata-rata rapor dan daya tampung untuk program studi (prodi) di UGM.
Nilai Rata-Rata SNBP UGM 2025
Beberapa prodi dengan rata-rata nilai rapor tertinggi:
- Agronomi: 88,92
- Akuakultur (Budidaya Perikanan): 87,84
- Akuntansi: 94,37
- Akuntansi Sektor Publik: 90,07
- Arkeologi: 90,34
- Arsitektur: 93,79
- Bahasa dan Kebudayaan Jepang: 91,11
- Bahasa dan Kebudayaan Korea: 93,76
- Bahasa dan Sastra Indonesia: 90,83
- Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa: 87,24
- Antropologi Budaya: 91,08
- Bahasa dan Sastra Prancis: 87,99
- Bahasa Inggris: 87,86
- Biologi: 92,35
- Bisnis Perjalanan Wisata: 90,21
- Ekonomi Pertanian dan Agribisnis: 91,82
- Elektronika dan Instrumentasi: 89,19
- Farmasi: 94,84
- Filsafat: 91,89
- Fisika: 88,96
- Geofisika: 88,57
- Geografi Lingkungan: 90,84
- Gizi: 93,79
- Higiene Gigi: 89,23
- Hukum: 94,42
- Ilmu Aktuaria: 91,91
- Ilmu Ekonomi: 93,13
- Ilmu dan Industri Peternakan: 93,08
- Ilmu Hubungan Internasional: 94,33 30
- Ilmu Keperawatan: 93,85
- Ilmu Komputer: 93,92
- Ilmu Komunikasi: 94,33
- Ilmu Tanah: 88,68
- Kartografi dan Penginderaan Jauh: 90,57
- Kedokteran: 94,81
- Kedoteran Gigi: 93,97
- Kedokteran Hewan: 93,72
- Kehutanan: 93,58
- Kimia: 91,04
- Manajeman: 94,71
- Manajemen dan Penilaian Properti: 90,83
- Manajemen dan Kebijakan Publik: 92,44
- Manajemen Informasi Kesehatan: 93,56
- Manajemen Sumberdaya Akuatik (Manajemen Sumber Daya Perikanan): 87,45
- Matematika: 91,71
- Mikrobiologi Pertanian: 87,21
- Pariwisata: 93,86
- Pembangunan Ekonomi Kewilayahan: 88,91
- Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan: 91,57
- Pembangunan Wilayah: 90,29
Berita Terkait
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN
-
Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan