Suara.com - Kelangkaan gas LPG 3 Kg menjadi momok bagi masyarakat belakangan ini. Namun, ada alternatif yang bisa digunakan sebagai pengganti gas melon, yaitu kompor listrik dan kompor induksi.
Dua jenis kompor itu sekilas hampir sama. Namun, ada sejumlah perbedaan yang harus diketahui sebelum membeli dan menggunakannya.
Cara Pemanasan
Kompor listrik dan kompor induksi sama-sama tidak perlu menyalakan api untuk memasak. Pemanasan kompor listrik dan induksi menggunakan cara yang berbeda.
Kompor listrik menghantarkan panas melalui sumber listrik yang dicolokkan ke kompor secara tidak langsung. Sementara itu, kompor induksi bekerja dengan memanaskan panci dan wajan secara langsung dengan reaksi energi elektromagnetik.
Harga
Dari segi harga, kompor induksi lebih mahal dibandingkan kompor listrik lantaran teknologi yang digunakan pada kompor induksi.
Meskipun tahan lama, kompor induksi juga tidak perlu menelan biaya listrik yang lebih banyak setiap bulannya.
Tingkat Keamanan
Baca Juga: Kisruh Gas LPG Diduga Jadi Pengalihan Isu, Rieke Diah Pitaloka: Melon 3 Kg Makan Pagar
Penggunaan kompor induksi diketahui lebih aman daripada kompor listrik atau gas. Kompor induksi memanaskan partikel besi dengan item yang ada di dalamnya sehingga kemungkinan terjadi kebakaran lebih kecil.
Kompor induksi juga memiliki fitur otomatis untuk mengatur durasi waktu memasak dan matinya kompor sehingga tetap aman meski masakan ditinggal.
Permukaan kompor induksi juga aman untuk disentuh. Namun, hal itu tidak berlaku untuk kompor listrik.
Efisiensi Energi
Bicara mengenai tingkat efisiensi energi, kompor induksi lebih unggul dibandingkan kompor listrik. Hal itu karena kompor induksi menggunakan reaksi elektromagnetik untuk menghantarkan panas ke makanan yang ada di dalam wajan.
Kemampuan kompor induksi untuk menghantarkan panas bisa mencapai sekitar 80 hingga 90 persen. Dengan demikian, kompor induksi akan lebih hemat energi.
Berita Terkait
-
Belum Buka Suara Soal Gas LPG 3 Kg, Publik Tebak Jawaban Nyeleneh Gibran: Ya Ndak Tahu Kok Lapor Saya..
-
Sebut Gas LPG 3 Kg Tutupi Kasus Pagar Laut Hingga Nominasi OCCRP, Netizen Curiga: Instruksi yang di Solo Kah?
-
Murka Gegara Gas LPG 3 Kg, Publik Minta Netizen Malaysia Klaim Bahlil Lahadalia: Gibran Bonusnya..
-
Bahlil Disemprot Warga yang Antre Gas LPG 3 Kg, Tanggapannya soal Korban Meninggal Jadi Sorotan: Tone Deaf
-
Setop Antrean Panjang, Prabowo Perintahkan Pengecer Kembali Jual LPG 3 Kg
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan
-
Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden
-
Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus
-
5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
-
Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia
-
3 Maskara Andalan Davina "Terikat Janji" agar Bulu Mata Lentik dan Panjang di Depan Kamera
-
3 Produk Lipstik Andalan Asha Assuncao, Bibir Jadi Plumpy Ala Davina 'Terikat Janji'
-
5 Tone Up Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah, Anti White Cast Menurut Review Pengguna
-
5 Rekomendasi Sayur yang Mudah Ditanam di Pot, Lahan Sempit Bukan Halangan
-
Jakarta Baru Punya 5,31 Persen Ruang Terbuka Hijau: Mengapa Warga Turun Tangan Kawal Taman Kota?