Suara.com - Lengkap sudah catatan kriminal Agus Hartono yang kini semakin tebal. Setelah dipenjara berkat kasus korupsi yang merugikan negara miliaran Rupiah, Agus kembali melanggar hukum lantaran kabur dari tanahan.
Agus sempat kedapatan plesiran dan berlibur bersama keluarganya meski masih berstatus narapidana.
Lantas, seperti apa jejak kriminal anak 'Crazy Rich' Semarang ini?
Agus menjalankan bisnis properti dan tanah dan telah mendapatkan klien dari berbagai daerah di Jawa, yakni Salatiga, Yogyakarta, dan Semarang.
Ia membeli tanah dari kliennya dari ketiga daerah tersebut dan kemudian meminta sertifikat tanah dengan alasan dibalik nama.
Korban tak menaruh rasa curiga lantaran Agus menjanjikan ia akan segera memberikan uang penjualan tanah setelah dicairkan di bank.
Alih-alih mencairkan uang kliennya, Agus justru mengubah kepemilikan tanah sehingga menjadi miliknya, sebagaimana yang diungkap oleh Lukmanul Hakim, kuasa hukum para korban kepada awak media di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (29/4/2021).
Total uang yang raib dari tangan para korban mencapai Rp95 miliar.
Baca Juga: Kekayaan Agus Hartono: Napi yang Terciduk Plesiran, Ternyata Anak Crazy Rich Semarang
Korupsi yang rugikan negara miliaran Rupiah
Tak hanya merugikan pihak swasta, Agus Hartono juga merugikan negara sebesar Rp25 miliar berkat kasus korupsi.
Akal bulus Agus kembali muncul ketika ia mencairkan dana di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Perseroda) Tbk atau BJB cabang Semarang menggunakan Purchase Order (PO) palsu.
Mantan Direktur Utama PT Citra Guna Perkasa dan PT Seruni Prima Perkasa menarik uang gelap dari bank dan akhirnya membuat kredit macet.
Berkat kasus korupsi ini, Agus akhirnya dijebloskan ke penjara dan divonis 10 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 400 juta. Ia juga diwajibkan membayar uang ganti rugi yang jumlahnya melebihi Rp14 miliar.
Pihak pengadilan juga menelusuri bahwa adanya unsur tindak pidana pencucian uang atau TPPU dalam aksi korupsi Agus Hartono yang hingga kini masih diusut.
Berita Terkait
-
Kekayaan Agus Hartono: Napi yang Terciduk Plesiran, Ternyata Anak Crazy Rich Semarang
-
Usai Nirina Zubir, Ashanty Jadi Korban Mafia Tanah: Tanah Warisan Ayah Saya Dirampas
-
Video Jokowi Siap 'Gebuk' Mafia Tanah Viral Lagi, Netizen: Ingat Rumus...
-
Ikutan Komentari Pagar Laut yang Viral, Soleh Solihun Singgung Mafia
-
Kasus Mafia Tanah, 2 Anak Buah Halim Ali Divonis 2 Tahun Bui
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah
-
Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman