Suara.com - Ashanty baru-baru menyusul Nirina Zubir menjadi korban mafia tanah. Istri Anang Hermansyah tersebut juga telah mengontak Nirina yang berpengalaman menghadapi mafia tanah dengan membawa ke ranah hukum.
Keduanya saling bersua via pesan WhatsApp dan berdiskusi soal penyelesaian masalah yang dihadapi Ashanty. Ashanty tak segan-segan meminta pertolongan Nirina Zubir
"Aku udah WA ke Nirina," ujar Ashanty ke wartawan, dikutip Rabu (12/2/2025).
Baik Nirina dan Ashanty berbagi nasib yakni tanah milik kedua orang tuanya direbut oleh pihak ketiga tanpa sepengetahuan mereka dan secara tiba-tiba.
Namun, ada beberapa hal yang menjadi perbedaan mencolok dari kasus yang dihadapi Ashanty dan Nirina.
Ashanty bahkan membandingkan dan mengakui bahwa kasusnya tak serumit yang dihadapi rekan sesama selebritinya itu.
"Sebenarnya enggak terlalu ruwet yang punya aku ini," papar Ashanty usai berkonsultasi dengan pihak yang ikut membantunya menghadapi mafia tanah.
Tanah ibu Nirina Zubir dimaling ART
Pertama, hal paling mentereng dari kasus Nirina Zubir adalah sosok yang turut terlibat dalam kasus mafia tanah tersebut.
Pihak yang menyerobot kepemilikan tanah ibu Nirina Zubir tak lain adalah asisten rumah tangga (ART) keluarga Nirina sendiri, yakni Riri Khasmita beserta suaminya, Edrianto.
Baca Juga: Siapa Ayah Ashanty? Tanah Warisannya Diduga Diserobot Mafia
Riri diberi kepercayaan dari keluarga Nirina untuk mengurus sertifikat-sertifikat penting keluarga.
Alih-alih menjalankan tugasnya dengan amanah, Riri justru menghubungi oknum mafia tanah untuk menggandakan sertifikat tanah milik ibu Nirina Zubir.
Riri akhirnya mendekam di penjara untuk 13 tahun masa tahanan, sebagaimana vonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang diputuskan pada Selasa (16/8/2022) silam.
Tak terima dipenjara, Riri akhirnya mengajukan banding atas keputusan hakim tersebut pada awal 2024 lalu.
Nirina terpaksa harus kembali berjuang melawan Riri kembali dan berakhir lega usai pihak keluarga kembali menerima kepemilikan tanah.
Keluarga Nirina akhirnya mendapat sertifikat tanah tersebut kembali di Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Selasa (13/02/2024).
Berita Terkait
-
Siapa Ayah Ashanty? Tanah Warisannya Diduga Diserobot Mafia
-
Kekayaan Ashanty, Jadi Korban Mafia Tanah yang Diduga Rampas Warisan Ayahnya
-
Ashanty Jawab Kabar Pacar Azriel Hermansyah Mualaf Jelang Pernikahan
-
Hujan-hujanan Hingga Ditinggal Pacar, Azriel Hermansyah Jatuh Sakit
-
Ashanty Ambil Sikap Melawan Mafia Tanah Usai Tanah Warisan Sang Ayah Dirampas
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda